- REUTERS/Tyrone Siu
Marco Palestra Bikin Xabi Alonso Terpukau, Chelsea Kini Punya Pemain Muda Serbaguna
Jakarta, tvOnenews.com - Manajer Chelsea, Xabi Alonso, memberikan pujian kepada rekrutan anyar Marco Palestra yang dinilai mampu beradaptasi dengan cepat bersama The Blues. Pemain muda asal Italia itu bahkan mulai menunjukkan kemampuannya bersama skuad Chelsea.
Marco Palestra menjadi salah satu pemain yang mencuri perhatian dalam kemenangan Chelsea atas AC Milan. The Blues berhasil mengalahkan Rossoneri dengan skor telak 3-0 dalam laga pramusim bertajuk Indonesia Super Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (8/8/2026).
Kemenangan tersebut menjadi hasil positif bagi Chelsea dalam rangkaian persiapan menuju musim kompetisi 2026/2027. Joao Pedro menjadi bintang dengan mencetak dua gol, sementara satu gol lainnya disumbangkan Moises Caicedo.
Di balik kemenangan tersebut, Xabi Alonso melihat perkembangan positif dari sejumlah pemainnya. Salah satu nama yang mendapat perhatian khusus adalah Marco Palestra, pemain berusia 21 tahun yang baru didatangkan Chelsea dari Atalanta.
Alonso menilai Palestra tidak membutuhkan waktu lama untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan barunya. Pemain muda tersebut dinilai mampu memahami instruksi sekaligus memberikan kontribusi ketika dipercaya tampil dalam posisi yang berbeda.
"Kami senang dia (Marco Palestra) memiliki adaptasi yang sangat baik," ujar Alonso dalam konferensi pers sesusai laga melawan AC Milan.
Palestra disebut menunjukkan perkembangan yang semakin baik sepanjang tur pramusim Chelsea. Pengalamannya bermain di Liga Italia turut membantunya ketika harus menghadapi tuntutan permainan yang berbeda bersama klub barunya.
Meski tidak selalu dimainkan di posisi yang sama, Palestra mampu menjalankan peran yang diberikan Alonso. Fleksibilitas tersebut menjadi salah satu kualitas yang sangat disukai sang pelatih.
"Dia (Marco Palestra) memiliki rasa lapar untuk berkembang, untuk memberikan yang terbaik," tukasnya.
Bagi Alonso, kemampuan beradaptasi menjadi salah satu aspek penting dalam membangun skuad Chelsea. Ia ingin setiap pemain memiliki pemahaman permainan yang cukup sehingga mampu menjalankan beberapa peran sesuai kebutuhan pertandingan.
Pendekatan tersebut juga berkaitan dengan filosofi permainan yang sedang dibangun Alonso di Stamford Bridge. Pelatih asal Spanyol itu tidak ingin Chelsea menjadi tim yang mudah ditebak hanya karena selalu menggunakan pola permainan yang sama.
Para pemain dituntut memahami prinsip dasar permainan sebelum kemudian melakukan perubahan posisi dan pergerakan. Dengan cara tersebut, Alonso berharap Chelsea bisa tetap fleksibel tanpa kehilangan identitas permainan.
"Prinsip-prinsipnya tetap sama, namun pergerakannya bisa berubah. Kami ingin menjadi tim yang sulit ditebak, kami ingin menjadi fleksibel, kami ingin menjadi ancaman," ucap Alonso.
Alonso menilai sistem permainan bukan sesuatu yang harus bersifat kaku. Formasi yang terlihat di atas kertas hanya menjadi titik awal sebelum para pemain bergerak, melakukan rotasi, serta menciptakan dinamika ketika pertandingan berlangsung.
Alhasil kemampuan pemain seperti Palestra menjadi sangat penting bagi Chelsea. Pemain yang mampu memahami berbagai posisi akan memberikan lebih banyak pilihan bagi Alonso ketika menghadapi situasi pertandingan yang berbeda.
"Saya rasa kami ingin menjadi sangat serbaguna dalam pendekatan dan sistem kami. Kami memiliki pemain yang bisa beradaptasi dengan sistem yang berbeda karena mereka memahami bagaimana sistem itu bekerja," ujar Alonso.
Namun, Alonso tidak ingin timnya hanya bergantung pada satu pendekatan. Ia ingin Chelsea mempunyai sebanyak mungkin opsi agar bisa mengubah cara bermain ketika menghadapi lawan dengan karakteristik berbeda.
"Sejauh ini, kami tidak terpaku pada satu ide saja. Kami ingin memiliki sebanyak mungkin opsi yang tersedia," katanya.
Kemenangan atas AC Milan sekaligus memberikan Alonso kesempatan untuk menguji sejauh mana para pemain memahami filosofi tersebut. Hasil akhir memang menjadi modal positif, tetapi perkembangan individu dan kematangan sistem tetap menjadi perhatian utama selama pramusim.
Bagi Palestra, kesempatan tampil bersama Chelsea menjadi awal penting dalam perjalanan kariernya di Inggris. Adaptasi cepat yang ditunjukkannya sejauh ini membuat Alonso memiliki tambahan opsi untuk membangun skuad yang fleksibel menghadapi musim 2026/2027.
Jika mampu mempertahankan perkembangan tersebut, Palestra berpeluang menjadi salah satu pemain yang mendapat peran penting dalam proyek baru Alonso. Chelsea kini memiliki waktu untuk terus mematangkan sistem sebelum kompetisi resmi dimulai.
(igp/nad)