- REUTERS/Scott Heppell
Bursa Transfer Liverpool: Pakar Keuangan Prediksi The Reds Bisa Datangkan Sosok Terbaik di Dunia untuk Dirtek Baru
Jakarta, tvOnenews.com - Liverpool diyakini punya modal kuat untuk tetap bersaing di level tertinggi sepak bola Inggris. Kondisi tersebut membuat The Reds dinilai mampu merekrut sosok terbaik di dunia.
Pandangan itu disampaikan mantan penasihat keuangan Manchester City, Stefan Borson. Ia menilai Liverpool memiliki sejumlah keunggulan yang tidak dimiliki banyak klub lain.
Borson berbicara kepada Football Insider terkait situasi Liverpool setelah Richard Hughes meninggalkan jabatan direktur olahraga. Menurutnya, kepergian tersebut tidak akan membuat klub kesulitan dalam jangka panjang.
Hughes meninggalkan Liverpool beberapa hari setelah bursa transfer musim panas ditutup. Pria berusia 47 tahun itu disebut ingin mencari tantangan baru di Arab Saudi.
Kepergian Hughes memang menjadi pekerjaan rumah bagi Liverpool. Mike Gordon kini memimpin proses pencarian sosok yang akan mengisi posisi tersebut.
Borson menilai Liverpool memiliki tiga modal utama untuk mendapatkan kandidat terbaik. Klub tersebut punya nama besar, daya tarik bagi pekerja top, serta kekuatan finansial.
"Satu hal yang pasti, mereka akan mencoba mencari orang-orang terbaik di dunia," ujar Borson kepada Football Insider. Ia menilai status Liverpool membuat klub memiliki daya tarik besar bagi para profesional papan atas.
"Yang kedua, mereka akan mampu merekrut orang-orang tersebut karena mereka adalah Liverpool. Dan yang ketiga, mereka punya banyak uang," lanjutnya.
Menurut Borson, kombinasi tersebut membuat Liverpool berada dalam posisi yang sangat menguntungkan. Klub hanya perlu memastikan proses pemilihan orang-orang penting dilakukan dengan tepat.
"Ketika Anda memiliki tiga hal tersebut, Anda tidak akan menghadapi terlalu banyak masalah," kata Borson. Ia mengakui keputusan yang salah tetap mungkin terjadi dalam proses tersebut.
Borson kemudian membandingkan situasi Liverpool dengan Manchester United. Menurutnya, The Reds harus menghindari kesalahan yang membuat rivalnya tersebut mengalami kemunduran.
"Anda hanya perlu memastikan orang-orang yang memilih tidak melakukan apa yang dilakukan Manchester United selama lima atau sepuluh tahun," ujarnya. Ia menilai United terlalu sering membuat keputusan yang keliru dalam memilih orang penting.