- REUTERS/Kai Pfaffenbach
Bursa Transfer Liverpool: The Reds Bisa Tersenyum, Keputusan Jual Luis Diaz ke Bayern Munich Ternyata Tepat
Jakarta, tvOnenews.com - Liverpool sempat menyesali keputusan melepas Luis Diaz ke Bayern Munich pada musim panas 2025. Namun, situasi kini justru berubah dan keputusan tersebut bisa dianggap sebagai langkah tepat.
Diaz tampil gemilang pada musim pertama Arne Slot menangani Liverpool. Winger asal Kolombia itu mencetak 17 gol dan delapan assist di semua kompetisi.
Catatan tersebut turut membantu Liverpool merebut gelar Liga Inggris. Karena itu, keputusan menjual Diaz dengan harga 70 juta euro sempat menimbulkan tanda tanya.
Di atas kertas, Liverpool sebenarnya mendapat keuntungan besar dari transfer tersebut. The Reds berhasil menjual pemain berusia 28 tahun dengan nilai yang cukup tinggi.
Namun, kepergian Diaz membuat Liverpool kehilangan opsi utama di sisi kiri. Rio Ngumoha kemudian mendapat kepercayaan sebagai salah satu pemain muda yang diproyeksikan mengisi posisi tersebut.
Slot ternyata belum sepenuhnya yakin dengan kemampuan Ngumoha untuk tampil konsisten. Kondisi itu membuat Cody Gakpo lebih sering dimainkan sebagai winger kiri sepanjang musim lalu.
Performa Gakpo tidak mampu menyamai kontribusi Diaz. Di saat Liverpool kesulitan menemukan sosok yang tepat di sisi kiri, Diaz justru tampil luar biasa bersama Bayern.
Diaz mencetak 26 gol dan 23 assist dalam 51 penampilan bersama Bayern. Catatan tersebut bahkan membuatnya disebut berkembang menjadi salah satu pemain terbaik dunia.
Perusahaan analisis olahraga SciSports menilai statistik Diaz menunjukkan perkembangan yang sangat pesat. Data tersebut sempat memperlihatkan bahwa sang pemain berada di level tertinggi dunia pada musim lalu.
Liverpool pun terlihat telah membuat keputusan yang berisiko. Namun, perkembangan terbaru bersama Bayern mulai mengubah cara melihat transfer tersebut.
Performa Diaz justru menurun drastis pada awal musim ini. Kondisi tersebut mulai menjadi perhatian pelatih Bayern, Vincent Kompany.
Penurunan itu sebenarnya sudah terlihat menjelang akhir musim lalu. Diaz juga gagal menunjukkan performa terbaiknya ketika membela Kolombia di Piala Dunia.
Beban fisik dan mental diyakini mulai memengaruhi permainan Diaz. Kondisi tersebut terasa setelah Bayern tersingkir dari Liga Champions dan kemudian berlanjut ke panggung internasional.