- REUTERS/Scott Heppell
Premier League Ungkap Alasan Gol Kontroversial Erling Haaland Disahkan saat Man City Taklukkan Manchester United
Jakarta, tvOnenews.com - Premier League memberikan penjelasan terkait gol kontroversial Erling Haaland yang membawa Manchester City mengalahkan Manchester United. Posisi Enzo Fernandez dalam proses terciptanya gol menjadi sorotan karena gelandang The Citizens tersebut berada dalam keadaan offside.
Manchester City berhasil membawa pulang tiga poin dari pertandingan pekan keempat Liga Inggris, Minggu (13/9/2026). The Citizens menaklukkan rival sekotanya dengan skor tipis 1-0.
Erling Haaland muncul sebagai pembeda dalam pertandingan tersebut. Penyerang asal Norwegia itu mencetak satu-satunya gol ketika laga memasuki menit ke-60.
Gol tersebut bermula dari bola yang dikirimkan Josko Gvardiol menuju area pertahanan Manchester United. Haaland menyambutnya menggunakan tembakan first time yang gagal dihentikan Senne Lammens.
Namun, selebrasi para pemain Manchester City sempat terhenti. Hakim garis langsung mengangkat bendera karena menilai terdapat posisi offside dalam proses terjadinya gol.
Wasit Michael Oliver kemudian mengikuti keputusan tersebut dengan menganulir gol Haaland. Pertandingan pun sempat berada dalam situasi tanpa gol sebelum intervensi Video Assistant Referee (VAR).
Perangkat pertandingan di ruang VAR melakukan pemeriksaan terhadap proses serangan Manchester City. Setelah peninjauan dilakukan, keputusan di lapangan kemudian berubah.
Haaland dinyatakan berada dalam posisi yang sah ketika menerima bola. Gol penyerang Manchester City tersebut akhirnya disahkan dan skor berubah menjadi 1-0.
Meski demikian, posisi Haaland bukan satu-satunya hal yang menjadi perhatian dalam proses terciptanya gol. Keberadaan Enzo Fernandez justru memunculkan perdebatan setelah keputusan VAR diumumkan.
Fernandez berada dalam posisi offside ketika bola dikirimkan Gvardiol. Gelandang Manchester City tersebut juga terlihat bergerak memburu bola sebelum akhirnya disambar Haaland.
Premier League kemudian memberikan penjelasan mengenai keputusan tersebut melalui akun X. Mereka mengungkapkan hasil pemeriksaan VAR yang menjadi dasar pengesahan gol Manchester City.
Selain memeriksa posisi Haaland, VAR turut mempertimbangkan keterlibatan Fernandez. Meski berada dalam posisi offside, sang gelandang dinilai tidak memainkan bola dalam rangkaian serangan tersebut.
"Teknologi VAR meninjau keputusan wasit untuk tidak mengesahkan gol karena offside, dan memutuskan bahwa Haaland berada dalam posisi yang sah serta merekomendasikan gol tersebut disahkan," tulis pernyataan Premier League di X.
"VAR juga menilai bahwa meskipun Enzo Fernandez berada dalam posisi offside, ia tidak memainkan bola," lanjutnya.
Penjelasan tersebut kemudian menjadi sorotan jika melihat kembali proses gol yang terjadi di lapangan. Fernandez memang tidak menyentuh bola sebelum Haaland melepaskan tembakan, tetapi pergerakannya terlihat mengarah ke bola.
Situasi semakin menarik karena terdapat Lisandro Martinez di dekat Fernandez. Bek tengah Manchester United tersebut terlihat bereaksi terhadap pergerakan sang gelandang dalam upayanya mengantisipasi serangan.
Kondisi itu memunculkan pertanyaan mengenai apakah Fernandez benar-benar bisa dianggap tidak terlibat dalam permainan. Sebab, status offside tidak hanya ditentukan berdasarkan apakah seorang pemain menyentuh bola atau tidak.
Dalam Laws of the Game pasal 11.2, seorang pemain dalam posisi offside dapat dinyatakan melakukan pelanggaran apabila terlibat aktif dalam permainan. Salah satu kriterianya adalah melakukan tindakan yang secara jelas memengaruhi kemampuan lawan dalam memainkan bola.
Pergerakan Fernandez dalam proses gol Haaland kemudian menjadi pusat perdebatan. Meski tidak menyentuh bola, keberadaannya dinilai dapat memberikan pengaruh terhadap reaksi Martinez dalam menghadapi umpan Gvardiol.
VAR pada akhirnya mengambil pandangan berbeda terhadap situasi tersebut. Fernandez dianggap tidak memainkan bola sehingga keberadaannya tidak membuat gol Haaland dibatalkan.
Keputusan itu sekaligus membatalkan penilaian awal perangkat pertandingan di lapangan. Gol Haaland yang sebelumnya dianulir kemudian resmi diberikan kepada Manchester City.
Gol tersebut memiliki dampak besar karena tidak ada lagi bola yang masuk ke gawang hingga pertandingan selesai. Haaland pun menjadi pencetak gol tunggal sekaligus penentu kemenangan The Citizens dalam derby Manchester.
Manchester United harus menerima kekalahan tipis di pertandingan yang turut dihiasi perdebatan mengenai penerapan aturan offside. Sementara Manchester City berhasil mengamankan tiga poin berkat gol yang sempat dianulir tersebut.
Kontroversi pun tidak hanya berpusat pada apakah Haaland berada dalam posisi offside. Keterlibatan Fernandez dan pengaruh pergerakannya terhadap Martinez menjadi bagian yang membuat keputusan VAR terus diperdebatkan.
(igp/rda)