- Kolase tvOnenews.com
Thom Haye Blak-blakan, Bandingkan Derbi Klasik Persija Vs Persib dengan Ajax Vs Feyenoord di Liga Belanda: Saya Rasa yang Paling Intens Itu...
Jakarta, tvOnenews.com - Gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye membandingkan derbi klasik antara Persija Jakarta vs Persib Bandung dengan Ajax Amsterdam kontra Feneyoord.
Pernyataan pemain Almere City berjuluk Profesor itu disampaikan dalam podcast terbaru di Youtube pribadinya, The Haye Way pada Sabtu (22/2/2025).
- YouTube/The Haye Way
Pada podcast tersebut, Thom Haye membahas seputar pertandingan El Clasico Indonesia antara Persija vs Persib yang berakhir 2-2 pada 16 Februari 2025 lalu.
Thom Haye mengaku sangat penasaran terkait derbi panas yang berlangsung antara kedua kesebelasan tersebut di Liga 1 2024-2025.
"Saya juga penasaran dengan derbi (Persija vs Persib) tersebut dan menurut saya itu tidak mengecewakan," ujar Thom Haye, dikutip Sabtu (22/2/2025).
Lebih lanjut, dia secara blak-blakan langsung menyebut jika tensi panas yang terjadi di derbi klasik Indonesia juga ada di Eredivisie atau Liga Belanda.
Pemain Almere City itu pun mengatakan Liga Belanda memiliki derbi cukup panas sarat gengsi yang melibatkan Ajax Amsterdam kontra Feneyoord.
Menurutnya, ada kemiripan yang terjadi antara derbi Indonesia dengan derbi di Eredivisie itu, salah satunya terkait regulasi suporter tandang.
Thom Haye menjelaskan bahwa Liga Belanda membuat larangan untuk suporter tandang untuk hadir di laga Ajax kontra Feyenoord.
Pasalnya, derbi klasik Liga Belanda antara Ajax dan Feyenoord itu selalu berlangsung sangat emosional layaknya Persija vs Persib.
"Saya rasa yang paling intens yang disaksikan di Liga Belanda adalah Ajax dan Feyenoord," ujar Thom Haye dikutip Sabtu (22/2/2025).
"Tapi masalahnya saat ini adalah penonton tandang tidak diperbolehkan untuk hadir lagi (di stadion)," tambahnya.
Thom Haye menyebut jika larangan itu tercipta akibat adanya sejumlah kericuhan antara kedua suporter di stadion.
Ia menilai bahwa di masa lalu sempat ada kerusuhan antara kedua suporter berupa perkelahian hingga pelemparan barang ke arah lapangan.
Thon Haye pun menyayangkan atmosfer panas dan indah yang terjadi antara kedua suporter itu kini sudah tak dapat dihadirkan dalam laga Ajax kontra Feyenoord.
"Karena mereka pernah mengalami banyak masalah di masa lalu dengan kerusuhan dan perkelahian serta pelemparan barang ke dalam lapangan," jelas Thom Haye.
"Sayang sekali karena ini adalah pertandingan yang indah, tetapi derbi menjadi jauh lebih baik dalam segala hal jika memiliki dukungan suporter tuan rumah dan tandang," lanjutnya.
Di Indonesia sendiri, PT Liga Indonesia Baru (LIB) memang membuat aturan untuk melarang suporter away untuk hadir di stadion pada sejak beberapa musim terakhir.
Pada beberapa musim sebelumnya, PT LIB juga membuat larang bagi suporter away utamanya saat laga panas seperti derbi.
(igp/yus)