- Persib Bandung
Termasuk Ciro Alves, Para Mantan Persib Bandung Bereaksi usai Marc Klok Jadi Man of The Match di Laga Kontra Manila Digger
Jakarta, tvOnenews.com – Para mantan Persib Bandung menyoroti Marc Klok usai jadi man of the match (pemain terbaik) di laga kontra Manila Digger, salah satunya Ciro Alves.
Marc Klok didapuk sebagai pemain terbaik saat Persib Bandung melibas klub asal Filipina itu dengan skor 2-1 pada laga playoff AFC Champions League Two (ACL 2) 2025-2026.
- AFC
Bermain di Stadion Utama Gelora Bandung Lautan Api, Rabu (1/8/2025) malam WIB, sang kapten Maung Bandung itu tampil solid dalam menjaga kesimbangan tim.
Meski tidak mencetak gol, Marc Klok memberikan kontribusi nyata dalam permainan Persib Bandung. Dia mampu menjaga keseimbangan saat menyerang dan bertahan.
Selain bermain dominan di lini tengah Persib Bandung, pemain berlabel Timnas Indonesia itu menjadi pembeda di kala rekan-rekan setimnya sempat kehilangan fokus.
Tak heran jika Marc Klok dinobatkan sebagai man of the match (MoTM) pada pertandingan yang membawa timnya lolos ke fase grup ACL Two 2025-2026 itu.
“Tampil dominan di lini tengah, Marc Klok dinobatkan sebagai Man of the Match pada laga play-off #ACLTwo kemarin,” tulis pernyataan Persib di Instagram resminya.
Setelah dinobatkan sebagai MoTM, Marc Klok pun mendapatkan sorotan dari sejumlah pihak termasuk mantan pemain Persib Bandung.
Salah satunya adalah Ciro Alves, legenda Persib yang memperkuat Maung Bandung dari 2022-2025 dan mempersembahkan trofi juara Liga 1 dua kali.
Sang mantan yang kini membela Malut United itu meninggalkan emotikon mata dengan tanda love dan api menyala untuk Marc Klok.
Kemudian ada Ilija Spasojevic, striker Bhayangkara FC yang pernah membela Persib Bandung pada 2015-2016. Dia memberikan emotikon lengan dengan tangan terkepal.
- Instagram/Persib Bandung
Sebagai informasi, kemenangan Persib atas Manila Digger berkat gol bunuh diri Michael Asong pada menit ke-38 dan Uilliam Barros di babak kedua.
Atas hasil ini, juara bertahan Super League itu pun lolos ke fase grup kompetisi ACL 2 musim 2025-2026 sebagai satu-satunya wakil Indonesia.
Meskipun demikian, pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, kurang puas karena anak asuhannya tampil tidak pada performa terbaiknya.
Hal tersebut, menurut Hodak, disebabkan oleh padatnya jadwal yang dijalani Persib. Dia memastikan ada beberapa aspek yang harus dievaluasi.
"Pertandingan yang sangat sulit. Kita bisa lihat kami seperti kurang maksimal di laga ini. Kita semua tahu kami memiliki jadwal yang cukup rapat, dalam kurun waktu 11 hari memainkan tiga pertandingan yang cukup berat," ujar Hodak, dikutip dari laman resmi klub.
Dalam pertandingan kali ini, Hodak memberikan penilaian tersendiri bagi para legiun asingnya. Ia pun tentu mengapresiasi kinerja Frans Putros dkk yang bekerja keras di laga malam ini.
"Tiga bek kami (Julio Cesar, Patricio Matricardi dan Frans Putros) bermain baik. Lucho (Luciano Guaychocea) bermain sangat baik. Berguinho dan Wiliam (Marcilio) ada sedikit cedera. Tapi Wiliam bisa bermain lebih baik di babak kedua. Jadi, saya pikir keduanya belum pada top level-nya," kata Hodak.
"Lalu, (Uilliam) Barros ia mencetak gol kemenangan, saya tidak terlalu peduli tentang apapun, yang terpenting tugas striker adalah mencetak gol," lanjut pelatih asal Kroasia tersebut.
Kini, Persib tinggal menunggu drawing fase grup ACL Two yang dijadwalkan berlangsung Jumat, 15 Agustus 2025.
Dalam pot drawing nanti, Persib masuk pot 4 wilayah timur. Sehingga, Berguinho cs dipastikan akan satu grup dengan tim-tim dari pot 1, 2, dan 3.
Wilayah timur ACL Two diisi klub-klub kuat dari ASEAN, Jepang, Korea Selatan, hingga Hong Kong. Kans Persib bertemu raksasa Asia pun cukup besar.
(yus)