- AC Milan
Inter vs AC Milan: Allegri dan Misi Pertahankan Rekor 5 Laga Tanpa Kekalahan Rossoneri di Derby della Madonnina
Jakarta, tvOnenews.com - Derby della Madonnina kembali menanti AC Milan, dan atmosfernya terasa berbeda dibanding musim lalu. Allegri datang dengan modal 5 laga tanpa kekalahan serta kepercayaan diri yang meningkat usai meraih hasil positif di sejumlah pertandingan besar.
Musim 2024-25 menjadi periode penuh tantangan bagi Rossoneri, mulai dari finis di peringkat kedelapan hingga kekalahan menyakitkan di final Coppa Italia melawan Bologna. Namun di balik itu semua, catatan di derby justru menjadi sisi terang dengan tiga kemenangan dan dua hasil imbang.
Paulo Fonseca membuka jalan dengan menaklukkan Simone Inzaghi pada derby pertama musim tersebut, sementara Sergio Conceicao melanjutkannya lewat kemenangan di Supercoppa Italiana dan Coppa Italia. Dua pelatih yang berstatus ‘underdog’ itu berhasil mengalahkan manajer yang sebelumnya nyaris tak tersentuh di panggung derby.
Milan sempat terpuruk dengan enam kekalahan beruntun dalam Derby della Madonnina sebelum Matteo Gabbia mencetak gol penentu pada September tahun lalu. Momen itu menjadi titik balik dan sejak saat itu Rossoneri tak terkalahkan dalam enam pertemuan berikutnya.
Kini Allegri datang dengan naskah yang hampir sepenuhnya berubah untuk menghadapi Inter. Mereka memang tidak selalu menang, tetapi rekor tanpa kekalahan membuat suasana ruang ganti lebih stabil dan penuh keyakinan.
Pertanyaan besarnya adalah apakah Allegri mampu memperpanjang tren positif tersebut di laga besar berikutnya. Sejauh ini, ia tampil meyakinkan melawan rival utama dengan menaklukkan Napoli dan Roma di San Siro.
Ironisnya, masalah terbesar Milan musim ini justru muncul saat menghadapi tim-tim kecil. Konsistensi masih menjadi pekerjaan rumah karena Rossoneri kerap kehilangan poin di laga yang seharusnya bisa mereka menangkan.
Inter tetap dianggap favorit karena status sebagai tuan rumah dan kedalaman skuad yang lebih matang. Namun pergantian pelatih ke Christian Chivu membuat Milan dinilai unggul dari sisi pengalaman pelatih.
Dalam duel sebesar derby, detail kecil seperti pengalaman di pinggir lapangan bisa menjadi pembeda. Itulah sebabnya pertandingan kali ini terasa lebih terbuka meski kualitas individu Inter masih lebih merata.