- REUTERS/Daniele Mascolo
AC Milan Siaga Satu, Siapkan Striker Baru untuk Gantikan Nkunku Jika Hengkang Januari Nanti
Jakarta, tvOnenews.com - AC Milan kembali dihadapkan pada persimpangan penting jelang dibukanya bursa transfer Januari. Isu mengenai masa depan Christopher Nkunku membuat manajemen Rossoneri harus bersiap dengan skenario matang agar kekuatan tim tetap terjaga.
Meski kontribusi Nkunku di Serie A sejauh ini baru dua gol, perannya dalam dinamika serangan Milan tidak bisa dianggap remeh. Jika sang pemain benar-benar hengkang, Rossoneri wajib menghadirkan pengganti yang sepadan demi menjaga keseimbangan skuad.
Situasi ini terasa krusial karena Milan saat ini tidak memiliki kedalaman tim yang terlalu luas. Setiap keputusan transfer berpotensi memberi dampak langsung terhadap performa tim di paruh kedua musim.
Gazzetta dello Sport mengungkap bahwa Milan telah menyusun peta jalan yang jelas terkait penggunaan dana pengganti Nkunku. Strateginya dinilai menarik karena menggabungkan pendekatan pemain muda dan pemain berpengalaman.
Opsi pertama mengarah pada investasi jangka panjang melalui perekrutan talenta muda. Milan ingin tetap setia pada filosofi regenerasi yang telah mereka bangun dalam beberapa musim terakhir.
Salah satu nama yang masuk dalam pertimbangan adalah Sidiki Chérif dari Angers. Penyerang kelahiran 2006 itu tampil menjanjikan di Ligue 1 dengan torehan empat gol, meski belum sepenuhnya menjadi starter reguler.
Namun, Milan juga menyadari bahwa terlalu banyak pemain muda di lini depan bisa menjadi risiko tersendiri. Apalagi Francesco Camarda dijadwalkan kembali pada musim panas, yang membuat perhitungan semakin kompleks.
Selain Chérif, Milan juga memantau Rayan dari Vasco da Gama serta Giovane yang sedang mencuri perhatian bersama Hellas Verona. Ketiganya dinilai memiliki potensi besar, tetapi tetap membutuhkan waktu untuk berkembang.
Di sisi lain, jalur pemain berpengalaman tetap terbuka lebar. Milan menyadari bahwa dalam kondisi tertentu, pengalaman bisa menjadi solusi instan untuk menjaga konsistensi performa tim.
Nama Mauro Icardi dan Joshua Zirkzee sempat muncul sebagai opsi. Namun, ketersediaan keduanya diperkirakan baru memungkinkan di fase akhir bursa transfer, sehingga Milan perlu bersabar.
Kendala finansial juga menjadi faktor penting dalam perburuan pemain mapan. Gabriel Jesus dan Darwin Núñez disebut masuk radar, tetapi nilai transfer dan gaji keduanya dinilai cukup memberatkan untuk direalisasikan dalam waktu dekat.
Satu nama lain yang menarik perhatian adalah Jean-Philippe Mateta. Penyerang asal Prancis itu dibanderol sekitar 40 juta euro, angka yang membuat Milan harus berpikir dua kali pada bursa transfer Januari.
Meski demikian, Milan tidak ingin gegabah dalam menentukan arah kebijakan. Klub ingin memastikan setiap euro yang dikeluarkan benar-benar sejalan dengan visi jangka panjang yang telah mereka bangun.
Pendekatan ini mencerminkan kedewasaan Milan dalam mengelola skuad. Rossoneri tidak lagi terpancing untuk belanja impulsif, melainkan fokus pada kebutuhan nyata tim.
Bagi para pendukung, situasi ini tentu menimbulkan rasa penasaran. Siapa pun pengganti Nkunku nantinya, diharapkan mampu membawa energi baru tanpa mengganggu harmoni ruang ganti.
Bursa transfer Januari selalu sarat kejutan dan dinamika. Namun satu hal yang pasti, AC Milan tengah menyiapkan langkah terukur agar tetap kompetitif, baik untuk hari ini maupun masa depan.
(sub)