news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Reaksi Pemain AC Milan usai Gagal Menang di Liga Italia.
Sumber :
  • REUTERS/Daniele Mascolo

Media Italia Bongkar 3 Penyebab AC Milan Gagal Kalahkan Fiorentina: PR Besar Allegri Jaga Fokus Rossoneri di Babak Kedua

AC Milan kembali harus pulang dengan perasaan campur aduk setelah hanya meraih satu poin dari markas Fiorentina. Hasil imbang 1-1 itu terasa kurang memuaskan.
Senin, 12 Januari 2026 - 08:08 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - AC Milan kembali harus pulang dengan perasaan campur aduk setelah hanya meraih satu poin dari markas Fiorentina. Hasil imbang 1-1 itu terasa kurang memuaskan karena Rossoneri sekali lagi gagal menundukkan tim yang berada di papan bawah klasemen Serie A.

Bertanding di Stadion Artemio Franchi, Milan sempat menunjukkan ambisi besar sejak menit awal. Namun dominasi permainan tidak sepenuhnya berbanding lurus dengan ketajaman di depan gawang lawan.

La Gazzetta dello Sport menilai hasil imbang ini tidak memberi keuntungan signifikan bagi kedua tim. Fiorentina masih tertahan di zona berbahaya, sementara Milan berpotensi semakin tertinggal dari Inter Milan di puncak klasemen.

Tekanan Milan sebenarnya cukup terasa pada babak pertama dengan beberapa peluang tercipta dalam waktu singkat. Sayangnya, efektivitas menjadi masalah lama yang kembali menghantui skuad asuhan Massimiliano Allegri.

Fiorentina justru mampu memanfaatkan momentum di babak kedua untuk mencuri keunggulan lebih dulu. Gol Pietro Comuzzo pada menit ke-66 lahir dari situasi bola mati yang dieksekusi dengan presisi oleh Albert Gudmundsson.

Sundulan Comuzzo di tiang dekat tak mampu diantisipasi lini pertahanan Milan. Gol tersebut membuat tuan rumah semakin percaya diri dan memaksa Rossoneri bermain lebih terbuka.

Dalam kondisi tertekan, Allegri mengambil langkah berani dengan melakukan sejumlah pergantian pemain. Masuknya beberapa nama segar perlahan mengubah dinamika permainan Milan di sisa waktu pertandingan.

Keputusan memasukkan Youssouf Fofana dan Christopher Nkunku terbukti krusial. Kolaborasi keduanya menghasilkan gol penyeimbang yang menjaga harapan Milan tetap hidup hingga peluit akhir.

Nkunku mencetak gol lewat sepakan kaki kanan yang mengenai tiang sebelum masuk ke gawang. Pergerakan tanpa bola yang cerdas dan ketenangan dalam penyelesaian menjadi kunci keberhasilannya di momen genting tersebut.

Meski berhasil menyamakan skor, Milan masih harus berterima kasih pada keberuntungan. Fiorentina nyaris mencetak gol kemenangan di menit-menit akhir melalui Marco Brescianini dan Moise Kean, yang sama-sama gagal berbuah gol.

La Gazzetta dello Sport menyoroti tiga faktor utama kegagalan Milan meraih kemenangan. Fiorentina dinilai semakin solid sebagai tim, Milan kurang produktif menciptakan peluang, dan performa Rossoneri menurun di babak kedua.

Sorotan juga tertuju pada kegagalan Milan memanfaatkan peluang di awal laga. Dalam delapan menit, empat kesempatan tercipta, namun tiga di antaranya terbuang oleh Christian Pulisic dengan cara yang tidak biasa baginya.

Peran Füllkrug sebenarnya cukup menonjol dalam membangun serangan. Kemampuannya menahan bola dan membuka ruang seharusnya bisa menghasilkan lebih banyak assist bagi Milan.

Hasil imbang ini kembali menegaskan masalah klasik Milan sepanjang musim. Dominasi permainan kerap tak diiringi dengan penyelesaian akhir yang klinis.

Bagi Allegri, pekerjaan rumah masih menumpuk meski timnya berhasil menghindari kekalahan. Konsistensi dan efektivitas di depan gawang menjadi kunci jika Milan ingin tetap bersaing di papan atas.

Satu poin dari Florence mungkin menjaga asa tetap hidup. Namun jika kesalahan yang sama terus terulang, Milan berisiko kehilangan momentum di tengah ketatnya persaingan Serie A musim ini.

(sub)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:13
08:52
02:17
01:33
03:09
04:51

Viral