- AP Photo/Ian Walton/Reuters/Andrew Couldridge/REUTERS/Juan Medina/Reuters/Matthew Childs
Pecat Xabi Alonso, 5 Pelatih Nganggur Ini Bisa Jadi Opsi Nakhoda Baru Real Madrid: Zidane Comeback ke Bernabeu?
Jakarta, tvOnenews.com – Kursi pelatih Real Madrid kembali kosong usai Xabi Alonso resmi dipecat. Deretan pelatih nganggur, termasuk Zinedine Zidane, kini menjadi favorit kuat untuk datang ke Santiago Bernabéu.
Real Madrid mengambil keputusan tegas dengan memecat Xabi Alonso dari kursi pelatih kepala tim utama usai kekalahan menyakitkan dari Barcelona di final Piala Super Spanyol. Keputusan ini diambil manajemen Los Blancos hanya sehari setelah mereka takluk di Arab Saudi, Senin (12/1/2026) malam waktu setempat.
Dalam pernyataan resminya, Real Madrid mengumumkan bahwa perpisahan dengan Xabi Alonso didasari kesepakatan bersama demi kebaikan kedua belah pihak. Meski berakhir lebih cepat, klub tetap memberikan apresiasi tinggi dan menegaskan Alonso akan selalu memiliki tempat istimewa sebagai legenda yang merepresentasikan nilai-nilai Madrid.
Pemecatan ini tak lepas dari performa tim yang dinilai belum stabil, terutama setelah kekalahan 0-1 dari Liverpool pada November lalu yang memicu tren negatif. Meski Alonso sempat bangkit dengan lima kemenangan beruntun, ketertinggalan empat poin dari Barcelona di klasemen LaLiga serta kegagalan di Supercopa membuat manajemen merasa perlu melakukan perubahan di kursi pelatih.
Kini, kursi panas di Santiago Bernabéu kembali kosong dan memicu spekulasi liar mengenai sosok yang paling pantas menangani skuad bertabur bintang tersebut. Berikut adalah daftar lima pelatih berstatus tanpa klub yang bisa dilirik Real Madrid untuk menyelamatkan musim ini.
Rúben Amorim
Nama pertama yang muncul ke permukaan adalah Rúben Amorim, pelatih muda berbakat asal Portugal yang baru saja berpisah jalan dengan Manchester United. Meski berstatus sebagai pelatih yang baru dipecat, rekam jejak Amorim dinilai mentereng dan menjanjikan, terutama saat membangun kejayaan bersama Sporting Lisbon.
Tercatat, pelatih berusia muda ini mampu menorehkan 163 kemenangan dari total 229 pertandingan di semua ajang kompetitif. Tangan dinginnya bahkan sukses mempersembahkan dua gelar Liga Portugal, dua Piala Liga, serta satu Piala Super Portugal, mentalitas juara yang sangat dibutuhkan Madrid saat ini.
- ANTARA
Gareth Southgate
Kandidat berikutnya adalah mantan pelatih Timnas Inggris, Gareth Southgate, yang dikenal memiliki pendekatan manajerial yang tenang dan terukur. Meski belum memiliki trofi mayor di level klub, filosofi permainan dan pendekatan taktis Southgate dinilai cocok dengan materi pemain Madrid saat ini.
Skema 4-3-3 yang menjadi andalan Southgate terbukti efektif dan selaras dengan pola permainan yang biasa diterapkan El Real selama bertahun-tahun. Keampuhan pendekatan ini terlihat saat ia berhasil mengantarkan The Three Lions melaju ke final Euro dua kali secara beruntun.
Xavi Hernandez
Nama yang satu ini mungkin terdengar kontroversial, mengingat status Xavi Hernandez sebagai legenda hidup Barcelona yang merupakan rival abadi Madrid. Namun dalam dunia sepak bola profesional yang dinamis, statusnya yang sedang menganggur bisa saja membuka peluang tak terduga untuk berlabuh ke Bernabéu.
Secara taktis, Xavi dikenal memiliki filosofi permainan penguasaan bola yang kuat dan berpotensi memberi warna baru bagi permainan Vinicius Junior dan rekan-rekannya. Jika Madrid berani mengambil risiko ini, Xavi bisa membawa perubahan signifikan untuk mengubah arah musim Los Blancos.
Enzo Maresca
Pelatih asal Italia ini juga masuk radar pertimbangan setelah resmi berstatus tanpa klub usai dilepas Chelsea beberapa waktu lalu. Enzo Maresca dinilai sebagai kandidat potensial karena gaya mainnya yang fleksibel dan sesuai dengan pakem formasi 4-2-3-1 yang menjadi identitas Madrid.
Dengan formasi tersebut, trio penyerang Mbappé, Vinicius, dan Rodrygo diprediksi bisa tampil lebih nyaman serta mengembalikan keharmonisan ruang ganti. Soal mental juara, Maresca telah membuktikannya dengan membawa Chelsea menjuarai Conference League serta menaklukkan PSG di final FIFA Club World Cup.
Zinédine Zidane
Nama terakhir yang paling difavoritkan pendukung setia Madrid adalah sang legenda hidup, Zinédine Zidane. Sosok yang akrab disapa Zizou ini dianggap sebagai opsi paling logis dan realistis untuk didatangkan kembali demi menstabilkan mentalitas tim.
- Real Madrid
Sejak meninggalkan Madrid pada 2021, Zidane belum menerima pinangan klub lain meski tawaran datang silih berganti. Pernyataannya yang hanya ingin melatih Timnas Prancis atau Real Madrid membuat peluang comeback-nya kini terbuka lebar usai pemecatan Alonso.
Apalagi, Zidane memiliki rekam jejak emas dengan mempersembahkan sederet trofi bergengsi selama dua periode kepelatihannya di ibu kota Spanyol. Prestasinya meliputi tiga gelar Liga Champions, dua gelar LaLiga, serta berbagai piala super yang mengukuhkan Madrid sebagai raja Eropa di bawah asuhannya.
(sub)