- REUTERS/Pablo Morano
Kata-Kata Bijak Alvaro Arbeloa usai Real Madrid Kalah dari Tim Kasta Kedua Liga Spanyol pada Laga Debutnya
Jakarta, tvOnenews.com - Alvaro Arbeloa tidak menyalahkan para pemain usai Real Madrid menderita kekalahan pada laga debutnya. Mereka langsung kandas di tangan tim kasta kedua Liga Spanyol.
Los Blancos melakoni laga pertamanya setelah pemecatan Xabi Alonso pada Kamis (15/1/2026) dini hari WIB. Mereka bertandang ke markas Albacete untuk duel di babak 16 besar Copa del Rey.
Namun, Madrid menghadapi kesulitan ketika melawan tim kasta kedua Liga Spanyol tersebut. Mereka tertinggal dua kali akibat gol-gol Javi Villar dan Jefte Betancor.
Madrid berhasil menyamakan skor dua kali melalui Franco Mastantuono dan Gonzalo Garcia. Namun, Jefte mencetak gol keduanya di menit-menit akhir yang membawa Albacete menang 3-2 atas Madrid.
Ini tentunya bukan rapor yang bagus untuk Arbeloa, yang ditunjuk sebagai pengganti Alonso. Dia menyadari tuntutan besar Madrid dari para fans dan juga manajemen.
“Selalu, di klub ini, sebuah hasil imbang itu buruk, sebuah tragedi. Itu menyakitkan dan saya yakin bahwa para fans tersakiti,” kata Arbeloa, dilansir Football Espana.
“Kami tahu kesulitannya, kami melihatnya melawan Talavera. Saya bertanggung jawab dan bersalah. Soal line-up, perubahannya, saya hanya bisa berterima kasih kepada para pemain dan memulihkan diri untuk hari Sabtu [duel berikutnya melawan Levante],” tambahnya.
Arbeloa menegaskan bahwa dirinya tidak merasa takut terhadap kegagalan. Dia yakin momen ini akan menjadikan dirinya lebih baik ke depannya.
“Dalam konferensi pers kemarin saya sudah mengatakannya. Saya tidak takut akan kegagalan. Dan saya memahami siapa pun yang ingin menjelaskan kekalahan ini sebagai kegagalan,” tandasnya.
“Kegagalan adalah jalur menuju kesuksesan. Itu akan membuat saya lebih baik. Itu akan menjadikan kami lebih baik,” katanya.
“Saya tidak takut gagal, Saya sudah sering gagal dalam hidup, dengan disingkirkan lebih buruk ketimbang yang ini. Untuk mempersiapkan diri pada laga berikutnya dengan dedikasi tertinggi,” sambungnya.
Arbeloa tidak memanggil Jude Bellingham dan Kylian Mbappe untuk laga ini. Namun, dia merasa bahwa keputusan tersebut tidaklah salah.
“Saya yakin bahwa daftar ini adalah yang tepat. Para pemain yang ada adalah tim yang hebat. Saya punya skuad hebat yang terdiri dari para pemain bertalenta, para pembeda,” katanya.
“Dengan seorang pelatih baru, itu sulit untuk melakukan segala yang saya minta kepada mereka. Kami punya banyak pemain untuk memulihkan level fisik mereka secara maksimal,” katanya.
Ketika ditanyakan tentang bagaimana dirinya akan menjelaskan kekalahan ini kepada Presiden Florentino Perez, Arbeloa mengaku tidak cemas.
“Dia tidak memerlukan penjelasan, dia lebih mengetahui semua ini ketimbang saya. Dia mengetahui sejarah klub ini. Kami adalah klub pemenang. Kami telah mengalami kekalahan-kekalahan menyakitkan dan kini kami hanya harus melihat ke depan,” pungkasnya. (rda)