- Liverpoolfc.com
Mohamed Salah Gagal Lagi di Piala Afrika, Sadio Mane jadi Mimpi Buruk Sang Raja Mesir Tanpa Mahkota
tvOnenews.com - Nama Mohamed Salah kembali menjadi sorotan setelah Timnas Mesir gagal melaju ke final Piala Afrika 2025 usai kalah tipis 0-1 dari Senegal di babak semifinal.
Gol tunggal Sadio Mane menjadi pembeda dalam pertandingan ini, sekaligus memastikan Senegal melangkah ke final dan memupus harapan Mesir untuk mengakhiri puasa gelar.
Sadio Mane, mantan rekan setim Salah di Liverpool, kembali muncul sebagai momok dalam karier internasional sang “Raja Mesir”. Setiap kali Salah berada di puncak perhatian, Mane seolah menjadi sosok penentu yang menghadirkan kekecewaan.
- Instagram @liverpoolfc
Sejarah mencatat pertemuan tragis keduanya: pada Piala Afrika 2021, Mesir hanya selangkah lagi menuju trofi, namun Mane muncul dan membawa Senegal juara lewat adu penalti.
Selanjutnya, pada Kualifikasi Piala Dunia 2022, Mesir kembali menghadapi Senegal dan sekali lagi Mane menggagalkan ambisi Salah untuk berlaga di Piala Dunia.
Kini, Mohamed Salah berusia 33 tahun, dan kemungkinan besar Piala Afrika 2025 menjadi kesempatan terakhirnya untuk mempersembahkan gelar bagi Mesir.
Namun, kembali di semifinal, gol tunggal Sadio Mane pada menit ke-78 melalui tembakan jarak jauh yang gagal diantisipasi kiper Mesir menambah panjang daftar kekecewaan.
Kegagalan ini menambah catatan pahit Salah di Piala Afrika. Dalam kariernya, ia dua kali membawa Mesir lolos ke final, namun gagal di kedua kesempatan emas tersebut: pertama kalah dari Kamerun 1-2 di Piala Afrika 2017, dan kedua kalah dari Senegal di final Piala Afrika 2021.
Ironisnya, rentetan kegagalan ini terjadi meski Salah tercatat sebagai salah satu pesepakbola terbaik dan tersukses Afrika saat ini, terutama berkat pencapaiannya bersama Liverpool selama satu dekade terakhir.
Ia bahkan mengoleksi banyak gelar individu yang mentereng tapi belum mampu memberikan trofi buat negaranya, Mesir.
Kegagalan membawa Mesir juara Piala Afrika menempatkan Salah dalam catatan pesepakbola top Afrika yang tak mampu mempersembahkan gelar kontinental untuk negaranya, seiring nasib serupa yang dialami legenda seperti George Weah, Didier Drogba, Nwankwo Kanu, Michael Essien, dan Pierre-Emerick Aubameyang.