- Instagram @slbenfica
Reaksi Jose Mourinho Usai Kalahkan Real Madrid, Klub yang Ngebet untuk Memulangkannya ke Bernabeu
tvOnenews.com - Jose Mourinho akhirnya angkat bicara setelah membawa Benfica mengalahkan tim yang ingin memanggilnya kembali, Real Madrid.
Pada kesempatan itu, Jose Mourinho sama sekali tidak menyinggung ketertarikan Real Madrid terhadapnya dan memilih fokus membahas kemenangan Benfica.
Dihelat di Estadio Da Luz, Lisbon, Kamis dini hari WIB (29/1), duel Benfica vs Real Madrid sangat menentukan nasib kedua tim menuju babak 16 besar Liga Champions.
Diwarnai dengan kartu merah Rodrygo dan Raul Asencio, Benfica akhirnya berhasil mengalahkan Real Madrid dengan skor 4-2 di laga terakhir babak penyisihan.
Gol dari Benfica dicetak oleh brace Andreas Schjelderup dan masing-masing Vangelis Pavlidis serta yang lebih mengejutkan kiper Anatoliy Trubin ikut cetak gol.
Adapun Real Madrid hanya mampu membalas lewat brace Kylian Mbappe. Hasil ini seketika mengubah nasib kedua tim di klasemen akhir Liga Champions.
Real Madrid yang tadinya di posisi 3, kini turin ke urutan 9 dan harus melalui play-off untuk lolos, sementara Benfica juga masuk babak itu meski tadinya hampir tersingkir.
- REUTERS/Pedro Nunes
Bahkan, ada kemungkinan jika Benfica akan kembali bertemu Real Madrid di babak play-off untuk berebut tiket ke 16 besar Liga Champions 2025/2026.
Di sisi lain, pelatih Benfica Jose Mourinho turut berkomentar atas kemenangan bersejarah timnya lawan Real Madrid, tim unggulan juara.
Sebagai informasi, Jose Mourinho dan Real Madrid memiliki hubungan emosional. Keduanya pernah bekerja sama dalam periode 2010 hingga 2013.
Tiga tahun di Real Madrid, Jose Mourinho berhasil membawa Los Blancos juara La Liga dan Copa Del Rey. Tawaran dari Chelsea saat itu membuatnya pergi.
Kini, setelah Xabi Alonso cabut dari Bernabeu, Presiden Klub Florentino Perez dikabarkan tertarik untuk memulangkan kembali Jose Mourinho ke Real Madrid.
“Tidak seorang pun di Real Madrid meragukan bahwa José Mourinho adalah pelatih pilihan Florentino Pérez,“ rilis Diario de Mallorca.
“Presiden Real Madrid itu masih menjalin kontak dengan manajer asal Portugal tersebut, bertukar panggilan dan pesan tiga belas tahun setelah kepergiannya dari klub,” tambahnya.
Walau begitu, saat mengungkapkan komentar usai bawa Benfica kalahkan Real Madrid, Jose Mourinho memilih untuk tidak menanggapi rumor tersebut.
- REUTERS/Pedro Rocha
The Special One hanya membahas seputar kemenangan bersejarah Benfica atas Real Madrid. Ia mengatakan jika momen itu cukup berarti bagi The Eagles.
“Bagi Benfica, ini adalah kehormatan luar biasa untuk mengalahkan Real Madrid ; saya belum pernah bermain melawan mereka sejak tahun-tahun,“ kata Mou dikutip DAZN dari The Movistar.
Jose Mourinho menuturkan jika Benfica memang pantas mendapatkan kemenangan atas Real Madrid. Namun di saat yang bersamaan, dia juga memuji Kylian Mbappe.
“Saya pikir kemenangan ini memang pantas didapatkan. Kylian Mbappé memiliki dua peluang dan mencetak dua gol; hasilnya bisa berbeda,“ ungkapnya.
Di saat yang bersamaan, Jose Mourinho juga menyinggung gol fantastis dari kiper Anatoliy Trubin yang memastikan kemenangan Benfica di depan pendukungnya sendiri.
“Kami cukup beruntung mendapatkan tendangan bebas. Trubin dengan tinggi dua meter mencetak gol fantastis dan stadion hampir bergemuruh,“ tegasnya.
Adapun ketika ditanya soal kemungkinan Benfica kembali bertemu Real Madrid bahkan mantan timnya yang lain Inter Milan di babak play-off, Mou menjawab secara diplomatis.
“Jelas, Madrid atau Inter adalah tim yang bisa memenangkan Liga Champions, dan kami adalah tim yang, paling banter, bisa melakukan sesuatu yang luar biasa seperti yang kami lakukan hari ini,“ tutupnya.
(han)