news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kiper Benfica Anatoliy Trubin bobol gawang Real Madrid di Liga Champions.
Sumber :
  • Reuters/Pedro Nunes

Pertahanan Real Madrid Dibobol Kiper Benfica, Negara Paling Bontot di Ranking FIFA San Marino Kasih Sindiran: Level Kita Mirip

Negara paling bawah di ranking FIFA yaitu San Marino kembali meledek Real Madrid yang harus kebobolan oleh kiper Benfica Anatoliy Trubin di Liga Champions.
Kamis, 29 Januari 2026 - 15:27 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - San Marino, negara ranking paling bawah FIFA meledek lini pertahanan Real Madrid yang dibobol oleh penjaga gawang Benfica, Anatoliy Trubin.

Gol dari Anatoliy Trubin itu sekaligus membuat Real Madrid mengakui keunggulan Benfica dalam laga penutup babak penyisihan grup Liga Champions 2025/2026.

Duel Benfica vs Real Madrid dalam laga penutup fase penyisihan Liga Champions 2025/2026 berlangsung di Estadio Da Luz, Lisbon, Kamis dini hari WIB (29/1). 

Nasib kedua tim sebelum pertandingan seolah berbanding terbalik. Real Madrid hampir pasti lolos otomatis sedangkan Benfica selangkah lagi tersingkir.

Namun, apa yang terjadi di Estadio Da Luz sangat kontradiktif. Benfica berjaya atas Real Madrid dengan skor 4-2. Peta kelolosan ke babak selanjutnya pun berubah.

Real Madrid yang tadinya di peringkat 3, kini turun ke ranking 9 dan harus melalui play-off untuk lolos, sedangkan Benfica juga melaju ke babak itu meski tadinya hampir tersisih.

Yang lebih memalukan lagi adalah Real Madrid harus kebobolan di menit akhir oleh penjaga gawang Benfica Anatoliy Trubin yang maju sampai kotak penalti Los Blancos.

Skuad Real Madrid yang dikalahkan Benfica di Liga Champions
Sumber :
  • Instagram @realmadrid

Bahkan dalam tayangan ulang, terlihat bek Real Madrid seperti Federico Valverde dan David Alaba tak mampu mengantisipasi gol luar biasa dari skuad Jose Mourinho itu.

Situasi ini tentu menjadi aib tersendiri bagi Real Madrid. Dua kartu merah dari Raul Asencio dan Rodrygo memperburuk penampilan El Real di lapangan.

Setelah laga, banyak kritik yang datang untuk skuad Alvaro Arbeloa. Ketidakmampuan dalam menghalau set piece Benfica yang menyebabkan gol Anatoliy Trubin disorot.

Salah satu sorotan datang dari akun media sosial X milik San Marino, negara kecil di Eropa yang tidak jarang meledek kekalahan Real Madrid dalam beberapa kesempatan.

Melalui cuitan terbarunya, San Marino sampai menyamakan rapuhnya lini pertahanan Real Madrid dengan negara yang berada di ranking FIFA paling bawah ini.

Sebagai informasi, San Marino merupakan negara dengan urutan paling buncit di klasemen dunia menurut FIFA. Mereka berada di posisi 210 dari 210 tim yang terdaftar.

Saking buruknya, San Marino harus menunggu bertahun-tahun untuk menang. Ini karena pemain dari negara tersebut bukanlah berprofesi sebagai pesepakbola secara penuh.

Terakhir kali San Marino meraih kemenangan adalah di UEFA Nations League 2024/2025. Ketika itu, mereka mengalahkan Liechtenstein dengan skor tipis 1-0.

Sebelum menang atas Liechtenstein, San Marino sempat puasa kemenangan selama 140 laga. Terakhir kali mereka raih hasil positif adalah pada bulan April 2004.

“Hai @realmadrid. Ini ketiga atau keempat kalinya kami menulis kepada Anda bulan ini, tetapi kami akan mencoba lagi. Kami mohon kepada Anda untuk bertanding melawan kami. Level pertahanan kami cukup mirip. Kirimkan pesan kepada kami di WhatsApp dan kami akan mengaturnya. Salam hangat,“ cuit @sanmarinoteam.

Ini bukan menjadi ledekan pertama San Marino terhadap Real Madrid. Sebelumnya, ketika Los Blancos disingkirkan Albacete dari Copa Del Rey, mereka lakukan hal serupa.

“Hai, @realmadrid. Kami melihat kalian tersingkir oleh tim divisi dua dari Spanyol dan kalian kembali mempermalukan diri sendiri,“ kata @sanmarinoteam. 

“Saya rasa kita berada di posisi yang tepat untuk bermain melawan kalian; saya rasa kita berada di level yang sama karena kita juga sering mempermalukan diri sendiri. Mari kita bermain kapan pun kalian siap. Salam,“ tambahnya.

(han)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:01
01:28
05:06
02:41
02:06
02:28

Viral