- REUTERS/Pedro Rocha
2 Pekerjaan Besar Sudah Menanti Jose Mourinho usai Gulung Real Madrid di Liga Champions
Jakarta, tvOnenews.com - Kemenangan dramatis Benfica atas Real Madrid di Liga Champions langsung memicu spekulasi besar soal masa depan Jose Mourinho. Sosok yang dijuluki The Special One itu kini disebut-sebut berada di persimpangan karier dengan dua peluang besar yang bisa datang dalam waktu dekat.
Benfica memastikan tiket ke babak gugur Liga Champions lewat laga penuh tensi di Estadio da Luz, Rabu malam. Drama tercipta hingga detik terakhir saat pertandingan seolah berjalan di luar nalar sepak bola modern.
Saat laga memasuki menit-menit akhir, Benfica unggul 3-2 namun hasil itu belum cukup untuk mengamankan kelolosan. Tekanan tinggi membuat setiap bola mati menjadi momen hidup-mati bagi tim tuan rumah.
Keputusan berani pun diambil Mourinho ketika Benfica mendapatkan tendangan bebas di masa injury time. Sang pelatih memberi lampu hijau kepada kiper Anatoliy Trubin untuk maju ke kotak penalti lawan.
Keputusan tersebut berbuah keajaiban yang langsung tercatat dalam sejarah Liga Champions. Trubin, yang dikenal memiliki postur menjulang, sukses mencetak gol penentu lewat sundulan pada menit ke-98.
Selebrasi pun pecah seketika, dengan sang kiper meluncur di atas lututnya di hadapan publik Da Luz. Gol itu bukan hanya memastikan kemenangan, tetapi juga mengunci langkah Benfica ke fase knockout.
“Kiper kami, Trubin, yang tingginya 2 meter, masuk ke kotak penalti dan mencetak gol fantastis, gol bersejarah,” kata Mourinho setelah peluit akhir berbunyi.
“Rasanya seperti stadion akan runtuh. Luar biasa," lanjutnya.
Di balik euforia kemenangan tersebut, isu masa depan Mourinho justru semakin menguat. Sejumlah media Spanyol mulai mengaitkan namanya dengan kursi pelatih Real Madrid.
Jurnalis COPE, Alfredo Relano, mengklaim bahwa Mourinho menjadi pilihan utama Presiden Florentino Perez. Disebutkan bahwa Perez ingin membawa Mourinho kembali untuk periode kedua di Santiago Bernabeu.
Ambisi tersebut tak lepas dari catatan sukses Mourinho di Madrid pada periode 2010 hingga 2013. Dalam rentang itu, ia mempersembahkan gelar La Liga dan Copa del Rey.
Mourinho sendiri sebelumnya tidak menutup pintu untuk kembali ke klub lamanya. Ia bahkan pernah menyebut Real Madrid sebagai klub ikonik yang memiliki daya tarik tersendiri.