- PSSI
Kejam! Media Belanda Sebut Ajax Amsterdam Tertipu dengan Transfer Maarten Paes
Jakarta, tvOnenews.com - Media Belanda sebut Ajax Amsterdam telah ditipu FC Dallas dalam perekrutan kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes. Harga yang dibayarkan dinilai terlalu mahl dari seharusnya.
Maarten Paes dikabarkan akan segera diperkenalkan sebagai penjaga gawang anyar Ajax untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan Remko Pasveer. Namun, keputusan mendatangkan kiper Timnas Indonesia tersebut sejak awal sudah menimbulkan tanda tanya besar, terutama setelah nilai transfernya terungkap ke publik.
Nama Maarten Paes muncul secara mengejutkan pada Selasa malam ketika laporan menyebut Ajax tengah serius memboyongnya dari FC Dallas. Kiper berusia 27 tahun yang telah mengoleksi sepuluh caps bersama Timnas Indonesia itu disebut akan menjadi bagian dari proyek baru di Johan Cruijff ArenA.
Peran Direktur Teknik anyar Ajax, Jordi Cruijff, turut menjadi sorotan dalam proses transfer ini. Selain posisinya di klub Belanda tersebut, Jordi juga diketahui menjabat sebagai penasihat di PSSI, sehingga menimbulkan spekulasi kepentingan di balik transfer Paes.
- Instagram @maartenpaes
Alasan Ajax mendatangkan Paes semakin jelas setelah Remko Pasveer memutuskan meninggalkan Amsterdam. Kiper senior itu memilih kembali ke Heracles Almelo demi membantu tim lamanya keluar dari zona degradasi Eredivisie.
Pasveer sejatinya masih terikat kontrak hingga akhir musim dan memiliki opsi perpanjangan satu tahun. Namun, absennya ia dari skuad dalam laga kontra Olympiakos menjadi sinyal kuat perpisahan tersebut.
Masalah utama muncul saat biaya transfer Paes terungkap ke publik. Ajax harus merogoh kocek sebesar 1,25 juta euro atau setara Rp25 miliar untuk menebus Paes dari FC Dallas, meski sang pemain masih terikat kontrak hingga 2026.
Medi Belanda, Football Transfer Netherlands menyebut angka tersebut dinilai terlalu mahal mengingat kondisi finansial Ajax yang tengah ketat. Data FootballTransfers menunjukkan Estimasi Nilai Transfer Paes hanya berada di kisaran 900 ribu euro atau Rp18 miliar, sehingga selisih harga ini memicu anggapan bahwa Ajax telah “tertipu”.
Situasi kiper Ajax pun belum sepenuhnya tuntas. Vitezslav Jaros dipastikan kembali ke Liverpool setelah masa pinjamannya berakhir, sementara Ajax tidak memiliki klausul pembelian permanen.
Cristian Willaert turut mengungkap bahwa Paes kemungkinan besar bukan pilihan utama di bawah mistar gawang Ajax.
"Saya rasa dia tidak akan menjadi kiper nomor satu Ajax. Mereka akan melihatnya sebagai pilihan kedua yang berpengalaman, di belakang kiper pilihan pertama baru yang masih perlu dikontrak," kata reporter ESPN tersebut.
Hingga kini, Ajax masih dikaitkan dengan beberapa nama untuk posisi penjaga gawang utama. Salah satu yang santer disebut adalah Nicola Leali, yang dinilai mampu menjadi solusi jangka pendek maupun panjang bagi klub raksasa Belanda itu. (fan)