- clubbrugge.be/
Moncer di Klub Belgia, Inter Milan Bakal Bawa Pulang Putra Legenda Nerazzurri sebagai Penerus Mkhitaryan Musim Depan
Jakarta, tvOnenews.com - Inter Milan mulai menatap masa depan lini tengah mereka dengan lebih serius, dan nama Aleksandar Stankovic kembali mengemuka dalam perencanaan klub. Gelandang muda yang kini membela Club Brugge itu disebut-sebut berpeluang besar kembali ke Giuseppe Meazza pada musim panas mendatang.
Situasi ini menarik karena sepenuhnya berada dalam kendali Inter. Saat melepas Stankovic ke Club Brugge pada bursa transfer musim panas lalu, Nerazzurri dengan cermat menyisipkan klausul pembelian kembali dalam kesepakatan transfer.
Kala itu, Inter menjual Stankovic dengan nilai sekitar 10 juta euro. Namun, klausul buyback memungkinkan mereka merekrut kembali sang pemain dengan banderol yang diperkirakan berada di kisaran 23 juta euro.
Performa Stankovic bersama Club Brugge menjadi alasan utama mengapa Inter kini mempertimbangkan langkah tersebut. Gelandang berusia 20 tahun itu tampil konsisten dan menunjukkan perkembangan signifikan sepanjang musim ini.
Bermain di Jan Breydel Stadium, putra legenda Inter Milan, Dejan Stankovic, tersebut perlahan menjelma menjadi sosok penting di lini tengah Brugge. Ia tidak lagi sekadar prospek, melainkan telah menjadi pemain inti yang diandalkan di berbagai kompetisi.
Catatan statistiknya pun cukup mencolok untuk pemain seusianya. Dari 35 penampilan di semua ajang, Stankovic mampu menyumbang lima gol dan tujuh assist, kontribusi yang mencerminkan kematangan dalam permainannya.
Dilansir dari SempreInter, performa gemilang itu tidak luput dari pantauan Inter. Klub asal Milano tersebut diyakini terus memonitor perkembangan Stankovic sebagai bagian dari evaluasi menyeluruh jelang bursa transfer musim panas.
Kondisi internal skuad Inter turut memengaruhi wacana ini. Masa depan Henrikh Mkhitaryan masih belum menemui kejelasan, sementara Davide Frattesi santer dikabarkan berpeluang hengkang.
Jika kedua nama tersebut benar-benar pergi, Inter tentu membutuhkan tambahan tenaga di lini tengah. Stankovic dinilai sebagai opsi ideal karena sudah mengenal kultur klub dan berkembang pesat di level kompetitif Eropa.
Bagi Stankovic sendiri, situasi ini bisa menjadi momen penting dalam kariernya. Kesempatan kembali ke Inter membuka peluang untuk tampil di level tertinggi Serie A sekaligus bersaing di kompetisi elite.
Namun, Inter tidak ingin terburu-buru mengambil keputusan. Manajemen klub akan mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari kebutuhan taktis hingga kesiapan mental sang pemain untuk kembali memikul ekspektasi besar.
Club Brugge pun berada dalam posisi yang relatif aman. Mereka tidak berada di bawah tekanan untuk melepas Stankovic, meski menyadari klausul buyback membuat masa depan sang pemain tidak sepenuhnya berada di tangan mereka.
Bursa transfer musim panas nanti akan menjadi penentu arah cerita ini. Apakah Inter benar-benar memulangkan Stankovic, atau memberinya satu musim lagi untuk berkembang, masih harus ditunggu.
Yang jelas, performa Stankovic musim ini telah mengubah statusnya. Dari sekadar talenta muda, ia kini menjelma menjadi aset berharga yang masa depannya diperebutkan dengan penuh perhitungan.
(sub)