- UEFA Official
Meski Arsenal Jadi Pemuncak Klasemen, Masa Depan Mikel Arteta Tetap Terancam?
tvOnenews.com - Mikel Arteta kembali menjadi pusat perhatian setelah Arsenal melewati periode yang tidak sepenuhnya mulus di musim 2025/26.
Meski The Gunners masih bercokol di puncak klasemen Premier League, hasil inkonsisten dalam beberapa pekan terakhir membuat tekanan terhadap sang manajer semakin terasa.
Kekalahan dramatis 3–2 dari Manchester United menjadi titik balik yang memicu gelombang kritik.
Bukan hanya soal hasil, tetapi juga pendekatan taktik dan keputusan Arteta yang dinilai kurang berani di momen krusial.
- Arsenal.com
Dampaknya langsung terasa: jarak Arsenal dengan para pesaing kini menipis, hanya terpaut empat poin dari posisi kedua.
Situasi tersebut membuka kembali perdebatan lama: apakah Arteta mampu membawa Arsenal menuntaskan musim dengan trofi besar?
Sorotan tajam datang dari Mick Brown, mantan kepala pemandu bakat Manchester United.
Dalam wawancara dengan Football Insider, Brown menilai musim ini adalah momen penentuan bagi Arteta setelah beberapa tahun membangun skuad kompetitif.
“Jika Arsenal tidak memenangkan liga kali ini, pertanyaan serius akan diajukan,” kata Brown kepada Football Insider.
“Arteta benar-benar bisa dipecat, dan kedengarannya kejam mengingat apa yang telah ia lakukan dengan tim ini, tetapi mereka terus-menerus gagal setelah berada di posisi yang kuat.”
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa posisi puncak klasemen saja tak lagi cukup.
Arsenal kini dinilai harus menghasilkan gelar, bukan sekadar progres.
Menariknya, tekanan di liga domestik berbanding terbalik dengan performa Arsenal di Eropa.
Di Liga Champions, pasukan Arteta tampil nyaris sempurna.
- Reuters/Andrew Couldridge
Tujuh kemenangan dari tujuh laga fase grup membawa Arsenal melaju mulus ke babak 16 besar dengan status tim unggulan.
Catatan tersebut memperkuat argumen bahwa Arsenal sebenarnya memiliki kualitas dan kedalaman skuad untuk bersaing di level tertinggi.
Namun, konsistensi di laga-laga besar Premier League masih menjadi tanda tanya.
Di Inggris, Arsenal tetap memimpin klasemen, unggul atas tim-tim seperti Manchester City dan Aston Villa.
Meski demikian, satu kekalahan saja kini bisa mengubah peta persaingan secara drastis.