- FC Dallas
Tak Hanya Maarten Paes, Ajax Dikabarkan Incar Pemain Timnas Indonesia Lain, Siapa Dia?
tvOnenews.com - Transfer Maarten Paes ke Ajax Amsterdam tidak hanya menyita perhatian karena namanya sendiri, tetapi juga memunculkan spekulasi mengenai potensi kedatangan pemain Timnas Indonesia lainnya ke Eredivisie.
Kiper berusia 27 tahun itu dikabarkan telah mencapai kesepakatan dengan Ajax pada bursa transfer Januari 2026.
Mengutip laporan Algemeen Dagblad, Paes menandatangani kontrak berdurasi tiga setengah tahun setelah menunjukkan konsistensi bersama FC Dallas di Major League Soccer (MLS).
- Instagram @maartenpaes
Langkah Ajax ini dinilai sebagai solusi jangka menengah hingga panjang untuk sektor penjaga gawang, yang belakangan mengalami ketidakpastian.
Kehadiran Paes menjadi bagian dari upaya perombakan skuad yang lebih luas, karena klub raksasa Belanda tersebut ingin memperkuat fondasi tim setelah beberapa musim terakhir kurang stabil, termasuk dalam hal kedalaman pemain lokal yang memahami karakter Eredivisie.
Namun, minat Ajax tidak berhenti pada Paes. Nama Dean James, bek kiri yang kini membela Go Ahead Eagles, disebut-sebut masuk dalam radar klub Belanda tersebut.
Media lokal Ajax1.nl menilai Dean James sebagai “opsi yang realistis dan menarik,” terutama karena kebutuhan mendesak klub untuk menghadirkan bek kiri baru.
Target utama sebelumnya, Quilindschy Hartman dari Burnley, dianggap sulit didatangkan akibat faktor harga dan persaingan dari klub-klub Inggris.
Menurut analis FCUpdate, Tijmen Gerritsen, Dean James memiliki karakter yang sesuai dengan filosofi Ajax. “Salah satu pilihan yang menarik dan layak adalah Dean James,” tulis Gerritsen, seperti dikutip Ajax1.nl.
Dean James tampil konsisten sepanjang musim di Go Ahead Eagles dan telah menjadi pemain reguler di Deventer.
Ajax1.nl menyoroti performanya yang solid, baik di kompetisi domestik maupun di level Eropa: “Bek kiri Go Ahead Eagles ini telah membuktikan dirinya baik di tingkat nasional maupun di Eropa musim ini dan telah menjadi pemain reguler di Deventer.”
Secara teknis, James dinilai memiliki karakteristik sesuai DNA Ajax. Ia nyaman menguasai bola, aktif mendukung serangan dari sisi kiri, dan terbiasa bermain dalam tempo tinggi khas Eredivisie.