- REUTERS/Alberto Lingria
Juventus Jumpa Galatasaray di Liga Champions, Giorgio Chiellini Titip Misi Pribadi kepada Luciano Spalletti
Jakarta, tvOnenews.com - Direktur sepak bola Juventus, Giorgio Chiellini, menanggapi hasil undian playoff 16 besar Liga Champions. Dia memiliki misi pribadi yang bisa diubah oleh Luciano Spalletti.
UEFA telah melangsungkan undian untuk babak knockout Liga Champions pada Jumat (30/1/2026) kemarin. Sebanyak 16 tim akan memperebutkan delapan tempat sisa di 16 besar Liga Champions.
Ke-16 tim ini adalah mereka yang finis dari urutan kesembilan hingga ke-24. Pasangan mereka sudah ditentukan berdasarkan posisi akhir di klasemen fase liga.
Namun, tetap ada undian karena ada dua kemungkinan calon lawan pada setiap partai. Untuk Juventus, pilihannya adalah antara Galatasaray dan Club Brugge.
Itu sudah diketahui bahwa Galatasaray akan menjadi lawan Bianconeri di babak playoff nanti. Sedangkan Brugge dipertemukan dengan Atletico Madrid.
Ini akan menjadi pertemuan pertama di antara kedua tim sejak 2013 silam. Pada saat itu, Juve gagal lolos dari fase grup karena kalah 0-1 di Istanbul pada laga terakhir di grup melawan Galatasaray.
Badai salju menjadi penghambat tim asuhan Antonio Conte pada saat itu. Laga pun harus ditunda selama sehari karena hal tersebut.
Namun, Juve pada akhirnya tak berdaya karena lapangan dan salju yang buruk. Mereka kandas karena gol telat Wesley Sneijder di menit ke-85.
Giorgio Chiellini bermain dalam laga itu sebagai salah satu bek tengah. Kini, dia berharap agar tim asuhan Luciano Spalletti mampu memperbaiki memori buruk di Istanbul tersebut.
“Pertandingan 2013? Saya lebih berpikir tentang [striker Galatasaray Victor] Osimhen, namun ini adalah kesempatan yang bagus untuk mengubah memori terakhir saya di Istanbul,” kata Chiellini ketika ditanyakan oleh Sky seusai undian.
Bagi Chiellini, Juve akan mendapatkan keuntungan karena memainkan laga kandang di leg kedua. Sebab, mereka ada di pot unggulan dalam undian.
“Timnya kuat dan punya talenta individual luar biasa, namun kami akan bermain di kandang pada leg kedua,” tambahnya.
Walau begitu, sang direktur sepak bola tidak mengabaikan fakta bahwa Juve harus tetap tampil apik di leg pertama. Dia pun tidak mau Spalletti mewaspadai Osimhen seorang.