news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Aurelien Tchouameni dan Vinicius Junior.
Sumber :
  • REUTERS/Pedro Nunes

Tentukan Kemenangan Real Madrid atas Benfica, Vinicius Junior Diduga Jadi Korban Rasisme

 Penyerang Real Madrid, Vinicius Junior, diduga menjadi korban rasisme usai kemenangan atas Benfica dengan skor 1-0. Dia mencetak satu-satunya gol dalam duel playoff 16 besar Liga Champions tersebut.
Rabu, 18 Februari 2026 - 07:20 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Penyerang Real Madrid, Vinicius Junior, diduga menjadi korban rasisme usai kemenangan atas Benfica dengan skor 1-0. Dia mencetak satu-satunya gol dalam duel playoff 16 besar Liga Champions tersebut.

Los Blancos melawat ke Estadio da Luz pada Rabu (18/2/2026) dini hari tadi WIB. Duel ini berlangsung hanya sekitar tiga pekan setelah kekalahan 2-4 dari lawan yang sama, Benfica.

Gol telat kiper Anatoliy Trubin menyebabkan Madrid gagal lolos langsung ke babak 16 besar. Di sisi lain, itu memastikan langkah Benfica ke playoff dengan finis di 24 besar.

Madrid kehilangan Rodrygo dan Raul Asencio akibat pertandingan tersebut karena keduanya dikartu merah. Jude Bellingham dan juga Eder Militao masih belum pulih dari cederanya masing-masing sehingga absen dalam lawatan ke Lisbon.

Namun, tim asuhan Alvaro Arbeloa tetap berhasil meraih kemenangan meski dengan skor tipis 1-0. Vinicius Junior memecah kebuntuan setelah memaksimalkan bola dari Kylian Mbappe pada menit ke-50.

Tembakan sang penyerang asal Brasil menghunjam pojok atas gawang Benfica. Namun, ada insiden yang tidak mengenakkan terjadi kepadanya di tengah permainan ketika berargumen dengan pemain Benfica., Gianluca Prestianni..

Berdasarkan laporan dari France24, Vinicius Junior melapor kepada wasit Francois Letexier tentang insiden rasisme. Gelandang Aurelien Tchouameni bersaksi bahwa Vinicius disebut “monyet” oleh Prestiannini.

“Vini mengatakan kepada kami bahwa orang itu menyebutnya seekor ‘monyet’ dengan seragam,” kata Tchouameni kepada Movistar.

Pelatih Alvaro Arbeloa pun memberi update soal situasinya setelah laga. Dia menyayangkan kejadian tersebut, namun Vinicius berada dalam kondisi yang baik.

“Vini baik-baik saja, tenang. [Yang terjadi] adalah sesuatu yang tidak disukai siapa pun, Anda harus bertanya kepada pemain Benfica tentang apa yang dikatakan olehnya,” kata Arbeloa kepada Movistar.

“[Rasisme] adalah sesuatu yang ingin kami hapus dari dunia sepak bola dan jika para pemain tidak memperbaikinya, maka itu akan sangat rumit,” tambahnya.

Untuk diketahui, Vinicius sebelumnya dikartu kuning karena berselebrasi di depan para fans Benfica. Hal itu berujung kepada adu mulut dengan Prestiannini.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:38
08:11
03:01
01:30
04:46
05:55

Viral