- REUTERS/Rodrigo Antunes
Mourinho Dituding Membenarkan Serangan Rasis kepada Vinicius usai Keluarkan Komentar Kontroversial
Jakarta, tvOnenews.com - Kemenangan tipis Real Madrid atas Benfica dengan skor 1-0 di Liga Champions justru diwarnai polemik besar. Isu rasisme mencuat setelah Vinicius Junior menuding pemain Benfica, Gianluca Prestianni, melontarkan ucapan bernada diskriminatif.
Laga tersebut sempat terhenti sekitar 10 menit setelah Vinicius melapor kepada wasit Francois Letexier. Insiden terjadi usai pemain asal Brasil itu mencetak gol dan mendapat kartu kuning karena selebrasi.
Situasi semakin panas karena pelatih Benfica, Jose Mourinho, terlihat berbicara langsung dengan Vinicius saat jeda pertandingan. Seusai laga, Mourinho bahkan menilai selebrasi Vinicius memancing reaksi suporter.
"Seharusnya itu menjadi momen paling gila dalam pertandingan, gol yang luar biasa dalam pertandingan yang bagus," katanya.
"Para pemain berbakat ini mampu melakukan hal-hal indah, tetapi sayangnya dia (Vinicius) tidak hanya senang mencetak gol menakjubkan itu dan kemudian pertandingan berakhir. Ketika Anda mencetak gol seperti itu, Anda merayakannya dengan cara yang penuh hormat."
Komentar Mourinho tersebut langsung menuai kontroversi karena dinilai tidak sensitif terhadap dugaan rasisme. Ia bahkan ditanya apakah Vinicius telah memicu kemarahan penonton.
"Ya, saya percaya begitu. Kata-kata yang mereka pertukarkan, Prestianni dengan Vinicius, saya ingin bersikap independen. Saya tidak berkomentar tentang itu."
Pernyataan ini memancing kritik dari sejumlah tokoh sepak bola, termasuk Wayne Rooney yang pernah dilatih Mourinho di Manchester United. Rooney menilai komentar tersebut tidak tepat dan berpotensi memperkeruh situasi.
“Seperti yang dia katakan, dia mencoba untuk tetap independen, tetapi saya pikir apa yang dia katakan tentang Vinicius sangat tidak adil,” kata Rooney ketika ditanya pendapatnya oleh Gabby Logan di Amazon Prime.
Mantan gelandang Real Madrid, Clarence Seedorf, juga memberikan kritik keras terhadap sikap Mourinho. Ia menilai pelatih asal Portugal itu melakukan kesalahan besar dalam menyampaikan pandangannya.
"Saya pikir dia masih emosional," katanya.
"Saya pikir dia melakukan kesalahan besar hari ini dengan membenarkan pelecehan rasial. Dia mengatakan tidak apa-apa, ketika Vinicius memprovokasi Anda, untuk bersikap rasis - dan saya pikir itu sangat salah."