- glimt.no
Belum Lupakan AC Milan, Jens Petter Hauge Sebut Gol ke Gawang Inter Terasa Seperti Derby Pribadi
Jakarta, tvOnenews.com – Jens Petter Hauge mungkin tidak pernah benar-benar menjelma menjadi bintang besar saat berseragam AC Milan. Namun, jejak emosionalnya bersama klub tersebut tampaknya belum sepenuhnya hilang dari ingatannya.
Didatangkan dengan ekspektasi tinggi, Hauge sempat diproyeksikan sebagai bagian penting dari masa depan Rossoneri. Realitas berkata lain, perjalanannya di San Siro tak berjalan sesuai rencana dan hanya menghasilkan 18 penampilan di Serie A.
Meski kisahnya di Italia terbilang singkat, karier Hauge tidak berhenti di titik itu. Ia melanjutkan petualangan ke Jerman bersama Eintracht Frankfurt dan ke Belgia membela KAA Gent sebelum akhirnya pulang kampung.
Kini di usia 26 tahun, Hauge kembali ke Norwegia dan memperkuat klub masa kecilnya, Bodo/Glimt. Bersama tim tersebut, ia menjelma menjadi salah satu pilar penting dalam periode kesuksesan yang sedang mereka nikmati.
Musim ini menjadi salah satu fase paling produktif dalam kariernya. Ia mencetak lima gol dari sembilan penampilan di UEFA Champions League dan menunjukkan kematangan permainan yang semakin terlihat.
Salah satu momen paling emosional hadir ketika ia berhadapan dengan Inter Milan. Laga itu terasa istimewa, bukan semata karena level kompetisinya yang tinggi, tetapi juga karena latar belakang masa lalunya bersama Milan.
Saat masih berseragam Rossoneri, Hauge hanya duduk di bangku cadangan dalam dua laga derby melawan Nerazzurri. Kali ini, ia merasakan langsung atmosfer panas pertandingan tersebut dari atas lapangan.
Gol yang ia lesakkan ke gawang Inter terasa seperti penebusan kecil dalam perjalanan kariernya. Bukan dalam konteks balas dendam, melainkan sebagai simbol pembuktian bahwa dirinya terus bertumbuh dan tak berhenti berkembang.
Ada rasa haru yang sulit disembunyikan setelah peluit panjang berbunyi. Hauge tampil bukan sekadar sebagai mantan pemain Milan, tetapi sebagai sosok yang ingin menunjukkan bahwa dirinya layak diperhitungkan.
Dalam wawancara bersama Prime Video, ia mengungkapkan betapa emosionalnya pertandingan tersebut. Ia menyebut laga itu sebagai pengalaman pertamanya menghadapi Inter secara langsung di atas lapangan.
“Itu pertandingan pertama saya melawan Inter dan sangat emosional bagi kami. Selalu menyenangkan bisa mencetak gol, dan derby selalu memiliki arti yang spesial,” ujar Hauge.