news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pemain Inter Milan, Federico Dimarco.
Sumber :
  • REUTERS/Alessandro Garofalo

Rendah Hati Meski Bawa Inter Milan Menang 2-0, Dimarco Tolak Status MOTM dan Pilih Berikan kepada Mkhitaryan

Federico Dimarco tampil sebagai sosok sentral di balik kemenangan 2-0 Inter Milan atas Lecce. Dua assist yang ia ciptakan membuatnya dinobatkan sebagai MOTM.
Minggu, 22 Februari 2026 - 09:41 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.comFederico Dimarco tampil sebagai sosok sentral di balik kemenangan 2-0 Inter Milan atas Lecce. Dua assist yang ia ciptakan membuatnya dinobatkan sebagai Player of the Match dalam laga tersebut.

Pertandingan tidak berjalan mudah bagi Nerazzurri sejak menit awal. Lecce tampil disiplin dan terorganisasi sehingga memaksa Inter bekerja ekstra keras untuk membongkar pertahanan rapat tuan rumah.

Gol kedua yang lahir pada menit ke-75 menjadi momen penentu yang meredakan ketegangan. Dimarco mengakui gol itu terasa seperti “napas lega” setelah tekanan yang terus membayangi sepanjang pertandingan.

“Kami tahu ini laga yang sangat menuntut,” ujarnya kepada DAZN seusai pertandingan. Ia menambahkan bahwa perjalanan tandang ke Norwegia sebelumnya turut menguras energi tim, baik secara fisik maupun mental.

Kemenangan ini terasa semakin penting karena datang setelah hasil positif melawan Juventus. Inter bukan hanya menjaga momentum, tetapi juga memperlebar jarak di puncak klasemen Serie A.

Di tengah sorotan atas performa individunya, Dimarco justru memilih merendah. Ia menyebut penghargaan pemain terbaik seharusnya menjadi milik rekan setimnya, Henrikh Mkhitaryan.

Menurutnya, Mkhitaryan memberikan dampak besar setelah masuk dari bangku cadangan. Kontribusi gelandang senior itu dinilai krusial dalam menjaga keseimbangan permainan hingga peluit akhir dibunyikan.

Sikap rendah hati Dimarco juga terlihat saat ditanya soal koleksi penghargaan pribadinya. Ia mengaku menyerahkan trofi-trofi tersebut kepada anak-anaknya di rumah, sementara dirinya tetap fokus pada perjalanan tim.

“Yang terpenting adalah tim dan terus melaju seperti sekarang,” ucapnya singkat. Kalimat sederhana itu mencerminkan mentalitas kolektif yang tengah dibangun Inter musim ini.

Kemenangan atas Lecce menjadi bekal berharga menjelang leg kedua Liga Champions melawan Bodo/Glimt di San Siro. Laga tersebut diprediksi menjadi ujian sesungguhnya bagi ambisi Inter di kompetisi Eropa.

Di sisi lain, Dimarco juga menanggapi siulan yang sempat diarahkan kepada Alessandro Bastoni. Ia menilai kejadian itu sudah cukup dibahas dan tidak perlu diperpanjang.

Baginya, fokus utama tim adalah bekerja keras dan menjaga konsistensi performa. Dengan semangat kebersamaan serta determinasi yang kuat, Inter kini melangkah penuh percaya diri menatap tantangan berikutnya.

(sub)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

21:54
05:06
03:36
29:02
04:42
05:28

Viral