news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri Bersama Rafael Leao di Liga Italia.
Sumber :
  • REUTERS/Daniele Mascolo

Akui Sulit Kejar Inter, Allegri Minta AC Milan Berhenti Bermimpi dan Hadapi Kenyataan

Harapan meraih Scudetto musim ini kian menipis bagi AC Milan. Situasi itu diakui langsung oleh pelatih Massimiliano Allegri, yang berbicara dengan realistis.
Minggu, 22 Februari 2026 - 17:46 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com – Harapan untuk meraih Scudetto musim ini kian menipis bagi AC Milan. Situasi itu diakui langsung oleh sang pelatih, Massimiliano Allegri, yang berbicara dengan nada realistis namun tetap menyisakan secercah tanggung jawab.

Hasil imbang 1-1 melawan Como menjadi pukulan terbaru bagi Rossoneri. Tambahan satu poin membuat jarak dengan Inter Milan semakin terasa berat untuk dikejar.

Dengan 13 pertandingan tersisa, Milan kini tertinggal tujuh angka dari rival sekota mereka. Dalam fase krusial seperti ini, selisih tersebut bukan sekadar angka, melainkan beban psikologis yang terus menghantui.

Allegri tidak menutup-nutupi kenyataan yang ada di depan mata. Ia secara terbuka menyebut Inter sebagai favorit kuat dalam perburuan gelar musim ini.

Menurutnya, konsistensi Inter membuat perhitungan menjadi semakin sulit bagi Milan. Jika Nerazzurri mampu menjaga rata-rata dua poin per laga hingga akhir musim, total mereka bisa menembus kisaran 88 hingga 90 poin.

Sementara itu, Milan saat ini baru mengoleksi 54 poin. Untuk menyentuh angka 90, mereka harus mengumpulkan 36 poin tambahan dari 13 laga yang tersisa.

Artinya, Rossoneri dituntut meraih 12 kemenangan dan hanya boleh sekali kalah. Skenario tersebut terdengar nyaris sempurna, sesuatu yang sulit diwujudkan di tengah kompetisi yang begitu ketat.

Meski demikian, Allegri tidak ingin timnya larut dalam pesimisme. Ia menegaskan bahwa tugas Milan adalah tetap fokus pada pekerjaan sendiri, bukan sekadar berharap rival terpeleset.

“Inter sedang dalam performa yang sangat kuat, dan dengan 13 laga tersisa, dengan rata-rata dua poin per pertandingan, mereka akan menembus lebih dari 90 poin. 88/90. Jadi, untuk kami mencapai 90 poin dari 54, kami harus meraih 36 poin, artinya 12 kemenangan dan satu kekalahan," ucapnya dilansir dari Sempremilan.

“Jika Inter sampai terpeleset, dan kami gagal memanfaatkan kesalahan mereka, itu menjadi tanggung jawab kami. Namun Inter adalah favorit jelas untuk Scudetto,"

“Kami harus melakukan tugas kami, dimulai dengan mengalahkan Parma. Dua pertandingan ini sangat penting bagi kami, begitu juga derby dan laga-laga lainnya, sampai kami mencapai target kami,” ujarnya.

Di ruang ganti, tekanan jelas terasa. Namun Allegri mencoba menjaga keseimbangan antara realisme dan motivasi agar para pemain tidak kehilangan arah.

Laga terdekat melawan Parma disebutnya sebagai titik awal yang menentukan. Dua pertandingan ke depan, termasuk derby yang sarat gengsi, akan menjadi ujian mental sekaligus kualitas bagi Milan.

Perburuan Scudetto memang tampak semakin menjauh dari jangkauan. Namun selama peluang matematis masih ada, Milan dituntut menjaga harga diri dan terus berjuang hingga garis akhir musim.

(sub)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

21:54
05:06
03:36
29:02
04:42
05:28

Viral