- REUTERS/Daniele Mascolo
Kontroversi Lagi-Lagi Terjadi di Liga Italia, Gol Parma yang Bikin AC Milan Kalah 0-1 Dikomentari Mantan Wasit
Jakarta, tvOnenews.com - Kontroversi kembali terjadi di Liga Italia pada saat AC Milan menderita kekalahan dengan skor 0-1 dari Parma. Mantan wasit Luca Marelli pun buka suara atas hal ini.
I Rossoneri menjamu Gialloblu di Stadio San Siro pada Senin (23/2/2026) dini hari tadi WIB untuk lanjutan kasta tertinggi Liga Italia, Serie A. Mereka perlu meraih tiga poin penuh demi menjaga persaingan dengan Inter Milan di puncak klasemen.
Namun demikian, Scudetto tampak lepas dari genggaman setelah laga ini. Milan kini tertinggal 10 poin dari Inter yang mengokupasi puncak klasemen sementara Serie A dengan catatan 64 poin.
Gol tandukan Mariano Troilo pada menit ke-80 dalam situasi sepak pojok menjadi satu-satunya pembeda dalam laga ini. Sang bek tengah Parma memanfaatkan punggung Davide Bartesaghi untuk menyambut bola yang diumpan oleh Emanuele Valeri.
Selain itu, dalam momen yang sama, kiper Milan Mike Maignan juga berhadapan dengan Lautaro Valenti. Ada indikasi dihalangi dalam momen tersebut.
Gol tersebut sempat diperiksa lama oleh VAR. Namun, wasit Marco Piccinini memutuskan bahwa itu merupakan sebuah gol.
Aksi Valenti yang menghalangi Maignan dalam momen tersebut disorot tajam oleh mantan wasit Luca Marelli. Sebab, berdasarkan peraturan nomor 12 dari Laws of the Game, gol harusnya dianulir jika memengaruhi pergerakan atau pandangan penjaga gawang.
“Berdasarkan peraturan, gol ini seharusnya tidak disahkan,” kata Marelli kepada DAZN, sebagaimana dilansir dari Tuttomercatoweb.
Namun demikian, Marelli juga melihat konteks lain bahwa blokir yang dilakukan Valenti tidaklah natural. Jadi, ada indikasi bahwa itu bukan sesuatu yang disengaja.
Piccinini pada awalnya menganulir gol Parma. Namun, dia mengesahkan gol tersebut setelah melakukan OFR dengan menggunakan VAR.
Hal ini, menurut Marelli, adalah sesuatu yang tidak perlu. Jadi, Marelli mengindikasikan bahwa keputusan tidak seharusnya diubah.
“Apakah kita sedang mencari kesalahan yang jelas dan terang? Tidak. Piccinini mengambil waktu yang sangat lama di monitor, dan sudah terlihat sangat ragu. Dan jika ada keraguan, maka itu tidak pantas untuk On Field Review (OFR),” terangnya.
Ini menjadi modal buruk untuk Milan menjelang laga Derby della Madonnina melawan Inter Milan yang akan digelar pada awal Maret nanti. Namun, mereka perlu bangkit segera pada laga berikutnya melawan Cremonese yang akan digelar Minggu (1/3/2026) mendatang. (rda)