- REUTERS/Matteo Ciambelli
Cristian Chivu Semprot Jurnalis Norwegia Jelang Inter Milan Hadapi Bodo/Glimt di Liga Champions
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, menyemprot jurnalis asal Norwegia menjelang duel kontra Bodo/Glimt di Liga Champions. Dia menilai bahwa Nerazzurri telah direndahkan oleh sang jurnalis.
Inter mengusung misi kebangkitan pada saat menjamu Bodo/Glimt di Stadio San Siro pada Rabu (25/2/2026) dini hari nanti WIB. Mereka menderita kekalahan 1-3 dari Aspmyra Stadium pada leg pertama playoff 16 besar Liga Champions 2025-2026 pekan lalu.
Nerazzurri perlu menang dengan margin tiga gol untuk mengamankan kelolosan ke 16 besar. Itu akan sulit dilakukan karena Inter juga kehilangan salah satu pemain andalannya, Lautaro Martinez, yang cedera pada pekan lalu.
Namun, peluang tentunya masih ada dan Cristian Chivu masih menaruh keyakinan kepada kualitas anak-anak asuhnya. Di sisi lain, keunggulan 3-1 membuat kubu Norwegia percaya diri soal kelolosan ke babak 16 besar.
Dalam konferensi pers jelang laga, Chivu mendapatkan pertanyaan dari seorang jurnalis asal Norwegia. Dia ditanyakan apakah Inter akan malu jika disingkirkan oleh Bodo/Glimt.
Pertanyaan sang jurnalis yang mengindikasikan bahwa Inter seolah sudah tersingkir tampaknya membuat jengkel Chivu. Pelatih asal Rumania itu pun tak segan menyemprotnya.
“Ya, Anda bahkan tertawa. Selamat ya,” kata Chivu, sebagaimana diwartakan oleh Football-Italia.
“Tidak ada yang memalukan dalam sepak bola. Dalam sepak bola, ada kinerja dari sebuah klub dan juga tim, di satu sisi dan yang lainnya, dan kami harus menerima dan juga menghormati lawan, mengingat Anda tidak menghormati kami dengan menyebut kami begitu, mengatakan bahwa kami harus malu karena kalah dari tim seperti itu, melawan tim dengan kota berisikan 50 ribu penduduk,” katanya.
Chivu menekankan bahwa Inter tetap menghormati Bodo/Glimt, terlepas dari situasi apa pun. Publik juga sudah melihat kekuatan tim asal Norwegia itu dengan mengalahkan Manchester City dan Atletico Madrid pada bulan lalu.
“Kami sangat menghormati apa yang telah Bodo lakukan melawan kami, namun juga di laga kontra [Atletico] Madrid dan melawan City dan Dortmund. Kami menghormati para lawan kami dan menyelamati mereka dalam hal-hal baik yang telah mereka bangun belakangan,” sambungnya.
“Ketika Anda punya ide yang jelas, Anda bisa membawakan sesuatu yang bagus ke depan. Namun, kami tidak malu, karena kami mencoba untuk menjadi versi terbaik diri kami pekan lalu, ketika mereka menjadi lebih baik ketimbang kami, dan menyelamati mereka,” pungkasnya. (rda)