- Ajax
Capek-capek Lakukan 7 Penyelamatan, Debut Maarten Paes di Ajax Tetap Dikritik, Pengamat Belanda: Dia Menimbulkan Masalah
tvOnenews.com - Langkah awal Maarten Paes bersama Ajax Amsterdam ternyata belum sepenuhnya mendapat sambutan hangat.
Meski tampil cukup impresif di laga perdananya, kiper andalan Timnas Indonesia itu tetap tak luput dari sorotan tajam para analis sepak bola Belanda.
Paes menjalani debutnya pada Minggu, 22 Februari 2026, saat Ajax ditahan imbang 1-1 oleh NEC Nijmegen dalam lanjutan kompetisi Liga Belanda.
Ia dipercaya turun sebagai starter menyusul cedera yang dialami kiper utama, Vitezslav Jaros, yang dipastikan menepi hingga akhir musim.
- Ajax
Dengan absennya Jaros, tanggung jawab besar kini berada di pundak Paes untuk mengawal gawang De Godenzonen dalam sisa musim yang krusial.
Secara angka, penampilan Paes sebenarnya layak diapresiasi. Kiper berusia 27 tahun itu mencatatkan tujuh penyelamatan penting sepanjang pertandingan.
Beberapa di antaranya terjadi dalam situasi satu lawan satu dan tembakan jarak dekat yang berpotensi mengubah jalannya laga.
Refleks cepat dan positioning yang cukup disiplin membuat Ajax terhindar dari kekalahan.
Pengalamannya bermain di MLS bersama FC Dallas sebelumnya terlihat membantu dalam menjaga ketenangan di bawah tekanan.
Namun, statistik apik tersebut belum cukup untuk membungkam kritik.
Pengamat senior Belanda, Valentino Driessen, justru menyoroti aspek lain dari permainan Paes yang dinilai masih perlu banyak pembenahan.
Menurut Driessen, persoalan utama bukan terletak pada kemampuan shot-stopping Paes, melainkan kontribusinya dalam membangun serangan dari lini belakang, sesuatu yang menjadi elemen penting dalam filosofi permainan Ajax.
"Dia (Maarten Paes) menyelamatkan beberapa bola bagus, tetapi terkadang dia menimbulkan masalah bagi para beknya dengan permainan membangun serangannya," kata Driessen dikutip dari Voetbal Primeur.
"Dia tidak terlalu percaya diri," tambahnya.
Komentar tersebut mengindikasikan bahwa Paes dinilai belum sepenuhnya nyaman memainkan bola dengan kaki, terutama dalam situasi ditekan lawan.
- Instagram @maartenpaes
Meski mengkritik Paes, Driessen juga tidak menutup mata terhadap persoalan kolektif tim.
Ia menilai lini pertahanan Ajax masih menyisakan celah, terutama dalam mengantisipasi bola mati.