- REUTERS/Claudia Greco
Wakil Presiden Galatasaray Terang-terangan Ingin Angkut Hakan Calhanoglu dari Inter Milan di Bursa Transfer Musim Panas Nanti
Jakarta, tvOnenews.com – Spekulasi mengenai masa depan Hakan Calhanoglu kembali menghangat menjelang dibukanya bursa transfer musim panas. Gelandang kreatif Inter Milan itu disebut-sebut berpeluang besar meninggalkan Giuseppe Meazza demi pulang ke kampung halamannya.
Raksasa Turki, Galatasaray, muncul sebagai kandidat terkuat untuk menampung sang pemain. Klub asal Istanbul tersebut dikabarkan siap mewujudkan ambisi lama mereka memboyong Calhanoglu ke Super Lig.
Isu kepindahan ini sejatinya bukan cerita baru. Pada musim panas lalu, nama Calhanoglu sudah ramai dikaitkan dengan pintu keluar Inter.
Bahkan, perwakilannya sempat menjalin komunikasi dengan dua klub besar Turki. Selain Galatasaray, Fenerbahce juga disebut ikut memantau situasi sang gelandang.
Namun saat itu, Inter belum rela kehilangan salah satu motor permainan mereka. Pelatih Cristian Chivu turun tangan langsung untuk meyakinkan pemainnya agar tetap bertahan.
Keputusan tersebut membuat Calhanoglu melanjutkan kiprahnya bersama Nerazzurri. Meski begitu, banyak yang menilai hal itu hanya menunda kemungkinan perpisahan yang memang sudah di depan mata.
Kontrak sang pemain sebenarnya masih cukup panjang karena berlaku hingga 2027. Akan tetapi, hingga kini belum ada tanda-tanda pembicaraan perpanjangan kontrak dari pihak klub.
Situasi ini tentu memancing tanda tanya besar. Di usia 32 tahun, Calhanoglu memasuki fase penting dalam kariernya, di mana keputusan berikutnya bisa sangat menentukan arah perjalanan profesionalnya.
Dari Turki, sinyal ketertarikan justru terdengar semakin jelas. Dilansir dari Corriere della Sera, Wakil Presiden Galatasaray, Abdullah Kavukcu, secara terbuka menyampaikan keinginan klubnya untuk merekrut mantan pemain AC Milan tersebut.
Pernyataan itu memperlihatkan bahwa minat Galatasaray bukan sekadar rumor. Mereka percaya kombinasi faktor emosional dan proyek olahraga yang ditawarkan bisa menggoda sang pemain untuk pulang.
Di sisi lain, Calhanoglu memilih tetap bungkam mengenai masa depannya. Tidak ada bantahan, tetapi juga tidak ada komitmen terbuka untuk bertahan.
Sikap diam tersebut justru memperkuat spekulasi yang berkembang. Dalam dunia sepak bola modern, keheningan sering kali berbicara lebih keras daripada pernyataan resmi.
Bagi Inter, potensi kepergian Calhanoglu tentu bukan perkara sepele. Ia adalah jantung permainan tim, pengatur tempo, sekaligus eksekutor bola mati yang kerap menjadi pembeda dalam laga-laga krusial.
Jika transfer itu benar-benar terwujud, manajemen harus bergerak cepat mencari pengganti yang sepadan. Bursa transfer musim panas nanti bisa menjadi momen krusial yang menentukan wajah baru lini tengah Inter Milan untuk musim-musim berikutnya.
(sub)