- REUTERS/Alessandro Garofalo
Allegri Pusing Tujuh Keliling, Empat Bintang AC Milan Terancam Absen di Derby della Madonnina Lawan Inter
Jakarta, tvOnenews.com – Sorotan jelang Derby della Madonnina memang mengarah pada Adrien Rabiot. Gelandang asal Prancis itu terancam absen jika kembali menerima kartu kuning pada laga terdekat AC Milan.
Namun persoalan Milan tidak berhenti pada satu nama. Menurut laporan MilanNews, ada sejumlah pemain lain yang juga berada di ambang hukuman dan berpotensi membuat Massimiliano Allegri semakin dipusingkan.
Rabiot menjadi perhatian karena perannya yang vital di lini tengah. Jika ia absen, keseimbangan permainan Rossoneri berpotensi berubah secara signifikan.
Allegri tentu tak ingin mengambil risiko berlebihan. Di sisi lain, ia juga tidak bisa menurunkan intensitas permainan hanya karena dibayangi ancaman kartu kuning.
Selain Rabiot, Youssouf Fofana juga berada dalam situasi serupa. Satu kartu kuning tambahan akan membuatnya harus menepi saat menghadapi Inter.
Kondisi ini membuat opsi lini tengah Milan terancam menipis. Padahal, menghadapi rival sekota membutuhkan kedalaman skuad serta fleksibilitas taktik yang matang.
Fofana memang tidak selalu menjadi pilihan utama dalam beberapa laga terakhir. Meski begitu, kehadirannya tetap penting sebagai alternatif ketika skema pertandingan mengalami perubahan.
Masalah lain muncul di sektor kanan permainan. Dua wing-back Milan, Zachary Athekame dan Alexis Saelemaekers, sama-sama hanya berjarak satu kartu dari sanksi larangan bermain.
Situasi tersebut membuat laga melawan Cremonese akhir pekan ini menjadi sangat krusial. Setiap duel dan pelanggaran bisa berujung pada konsekuensi besar menjelang derby.
Jika salah satu dari mereka harus absen, opsi di sisi kanan otomatis berkurang. Jika keduanya terkena sanksi, maka Allegri dipaksa mencari solusi darurat untuk menambal posisi tersebut.
Dalam pertandingan sebesar derby, detail kecil kerap menentukan hasil akhir. Kehilangan pemain kunci akibat akumulasi kartu jelas bukan skenario ideal bagi Milan.
Karena itu, Allegri dituntut cermat dalam mengatur tempo dan emosi timnya. Para pemain pun harus mampu menjaga disiplin tanpa mengurangi agresivitas permainan di lapangan.
Derby della Madonnina bukan sekadar laga perebutan tiga poin. Pertandingan ini menyangkut gengsi, harga diri, sekaligus momentum penting dalam perburuan gelar musim ini.
Milan tentu ingin datang ke laga tersebut dengan kekuatan terbaiknya. Kini, semuanya bergantung pada bagaimana mereka melewati satu pertandingan krusial sebelum hari besar itu tiba.
(sub)