- REUTERS/Teresa Kroeger
Gol Penuh Drama, Begini Pengakuan Jujur Kevin Diks usai Bantu Borussia Monchengladbach Raih Kemenangan
Jakarta, tvOnenews.com - Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks, membuat pengakuan setelah berhasil menciptakan gol kemenangan untuk Borussia Monchengladbach. Upaya dari sang bek serbabisa sempat dianulir pada kesempatan pertama.
Die Fohlen akhirnya kembali ke jalur kemenangan di kasta tertinggi Liga Jerman, Bundesliga. Mereka berhasil menang dengan skor 1-0 saat menjamu Union Berlin di Borussia Park pada Sabtu (28/2/2026) kemarin.
Gladbach meraih kemenangan pertamanya sejak 11 Januari 2026 lalu ketika menang telak 4-0 atas Augsburg. Kemenangan ini juga membantu mereka beranjak dari jurang degradasi.
Die Fohlen menjauhi zona degradasi, namun masih begitu dekat karena hanya unggul lima poin dari Wolfsburg yang ada di zona merah. Die Wolfe pun belum memainkan partai ke-24-nya akhir pekan ini.
Kevin Diks bermain penuh selama 90 menit dalam laga itu. Dia mencetak gol melalui keahliannya, penalti, pada masa injury time babak kedua.
- Borussia Monchengladbach Official
Sang pemain serbabisa Timnas Indonesia sebenarnya sempat memiliki peluang untuk membuka skor lebih awal di akhir babak pertama. Namun, dia gagal memaksimalkan peluang emas tersebut.
Kemudian, di menit ke-67, sebuah gol dari Kevin Diks dianulir oleh wasit. Setelah diperiksa ulang, nyatanya masih ada offside tipis yang tercipta dalam pembangunan serang.
Berbicara kepada media Jerman, Rheinische Post, setelah laga, Kevin Diks menyadari drama yang ada di sepak bola. “Itulah sepak bola,” katanya.
"Diks memiliki peluang besar tepat sebelum jeda, lalu dia mencetak gol, dianulir karena offside, kemudian dia mencetak gol penalti tepat sebelum pertandingan berakhir," kata rekan setim Diks, Philipp Sander.
Diks mengakui bahwa kegagalan mencetak gol di babak pertama membuatnya merasa bersalah. Itu membuatnya bekerja lebih keras lagi di paruh kedua.
"Setelah melewatkan kesempatan itu, saya merasa bersalah. Saya bertanya pada diri sendiri: Bagaimana mungkin saya melewatkan kesempatan itu? Saya terlalu berusaha keras untuk mendorong bola, dan itu malah menjadi bumerang," kata Diks.
"Saya berkata pada diri sendiri bahwa saya ingin mencoba lagi dan kesempatan berikutnya akan datang," kata Diks soal kata-katanya di ruang ganti.
Kevin Diks mencetak gol di menit-menit akhir menjelang duel berakhir. Itu menambah tekanan secara luar biasa, namun eks pemain Fiorentina itu mengaku sudah percaya diri untuk mencetak gol.
"Tekanan tentu saja tinggi pada saat seperti itu. Terutama karena beberapa minggu terakhir sangat sulit bagi kami dengan kekalahan dan tanpa kemenangan. Tapi saya percaya diri dan tahu saya akan mencetak gol," kata Diks.
Itu menjadi gol keempatnya melalui penalti pada musim ini. Ketika ditanyakan soal rahasianya, Diks enggan membeberkannya.
"Para penjaga gawang sedang memperhatikan, saya tidak ingin membocorkan apa pun," kata Diks.
Yang jelas, dia merasa bahagia bisa berpartisipasi dalam kemenangan Gladbach. Ini menjadi sesuatu yang penting jelang duel berikutnya melawan Bayern Munich.
"Ini kemenangan penting bagi klub, bagi para penggemar. Ini masa yang sulit, orang-orang pantas mendapatkan sesuatu sebagai balasannya. Kami telah memberikan yang terbaik di lapangan," kata Diks. (rda)