- AC Milan
Pecahkan Rekor Serie A! Penjualan Tiket AC Milan vs Inter Milan Tembus 8,7 Juta Euro, OTW Belanja Besar di Bursa Transfer
Jakarta, tvOnenews.com - Derbi antara AC Milan dan Inter Milan kembali menghadirkan cerita menarik di luar lapangan. Laga sarat gengsi yang akan digelar di San Siro itu diprediksi mencetak rekor baru dalam hal pendapatan tiket di Serie A.
Pertandingan yang dikenal dengan sebutan Derby della Madonnina tersebut selalu menjadi magnet bagi para penggemar sepak bola. Kali ini, duel dua raksasa Kota Milan itu diperkirakan menghasilkan pemasukan hingga sekitar 8,7 juta euro dari penjualan tiket.
Laporan media Italia La Gazzetta dello Sport menyebut angka tersebut berpotensi menjadi rekor baru dalam sejarah pertandingan liga domestik. Nilainya bahkan melampaui pemasukan yang sebelumnya sempat dicatatkan dalam laga derbi yang sama.
Selama beberapa musim terakhir, baik Milan maupun Inter memang diketahui terus menyesuaikan harga tiket pertandingan. Kenaikan harga itu terutama terjadi pada laga-laga besar yang memiliki daya tarik tinggi.
Derbi Milan di semifinal UEFA Champions League beberapa waktu lalu menjadi contoh paling jelas dari tren tersebut. Pada pertandingan itu, harga tiket melonjak cukup tajam karena tingginya permintaan dari para pendukung.
Fenomena kenaikan harga tiket ini juga disorot dalam sejumlah analisis ekonomi sepak bola. Disebutkan bahwa di beberapa sektor stadion, harga tiket bahkan meningkat hingga lebih dari 100 persen dibandingkan musim 2022–2023.
Kondisi tersebut sempat memunculkan perdebatan di kalangan penggemar. Banyak suporter menilai harga tiket yang terlalu tinggi berpotensi membuat sebagian fans kesulitan menyaksikan pertandingan secara langsung di stadion.
- AC Milan
Namun di sisi lain, angka penjualan justru menunjukkan antusiasme yang tidak berkurang. Tiket pertandingan derbi ini dilaporkan terjual habis hanya dalam waktu singkat.
Diperkirakan sekitar 75.500 penonton akan memadati tribun San Siro pada malam pertandingan. Atmosfer stadion pun diyakini akan kembali menghadirkan salah satu suasana sepak bola paling ikonik di dunia.
Pendapatan sekitar 8,7 juta euro itu sekaligus melampaui rekor sebelumnya yang sempat dipegang Inter. Pada pertemuan derbi sebelumnya, Inter tercatat meraup sekitar 8,64 juta euro dari penjualan tiket.
Bagi Milan, angka tersebut juga melampaui pemasukan dari derbi musim lalu. Saat itu, Rossoneri mencatat pendapatan sekitar 7,3 juta euro dari pertandingan yang sama.
Tak hanya soal pemasukan, laga ini juga mempertegas posisi Milan sebagai klub dengan rata-rata penonton tertinggi di Serie A musim ini. Saat ini, rata-rata kehadiran penonton Milan berada di kisaran 72.800 orang per pertandingan.
Angka tersebut sedikit lebih tinggi dibandingkan rata-rata penonton Inter yang berada di sekitar 71.700 orang. Derbi kali ini diperkirakan akan semakin memperlebar selisih tersebut.
Menariknya, pertandingan ini juga menjadi ajang berkumpulnya suporter dari berbagai belahan dunia. Data penjualan tiket menunjukkan hampir 100 negara diwakili oleh para penonton yang hadir langsung di stadion.
Selain itu, siaran pertandingan ini juga akan menjangkau lebih dari 200 negara melalui jaringan televisi internasional. Artinya, sorotan dunia akan kembali tertuju pada duel klasik dua klub terbesar di Kota Milan.
Meski atmosfer pertandingan dipastikan meriah, situasi di klasemen membuat tekanan sedikit lebih besar bagi Milan. Rossoneri sebelumnya berharap bisa memasuki laga ini dengan jarak poin yang lebih dekat dari rival sekotanya.
Harapan awal Milan adalah datang ke laga derbi dengan selisih hanya lima poin dari Inter. Dengan skenario tersebut, kemenangan akan memangkas jarak menjadi dua poin saja.
Namun kenyataannya tidak berjalan sesuai rencana. Jika Milan berhasil menang dalam derbi kali ini, mereka hanya mampu memperkecil jarak menjadi tujuh poin dari Inter di puncak klasemen.
Situasi itu membuat laga ini tetap penting bagi kedua tim. Selain soal gengsi kota, derbi Milan juga bisa menjadi salah satu penentu arah persaingan gelar di Serie A musim ini.
(sub)