- Ajax
Blak-blakan Soal Gaya Main Maarten Paes, Pelatih Ajax: Dia Masih Baru di Sini
Instruksi tersebut berarti Paes perlu beradaptasi dengan sistem build-up yang lebih mengutamakan umpan pendek dibandingkan bola panjang.
Gaya bermain seperti ini memang menjadi ciri khas tim-tim Eropa modern yang membangun serangan dari belakang.
Setelah kemenangan meyakinkan atas Sparta Rotterdam, Ajax kini bersiap menghadapi pertandingan besar berikutnya.
Pada pekan ke-28 Eredivisie, Ajax akan bertandang ke markas rival abadinya, Feyenoord, di De Kuip dalam duel klasik sepak bola Belanda yang dikenal sebagai De Klassieker.
Pertandingan yang dijadwalkan berlangsung pada 22 Maret 2026 tersebut akan menjadi ujian berat bagi Paes sekaligus kesempatan untuk membuktikan dirinya mampu menjalankan instruksi pelatih baru di bawah tekanan besar.
Atmosfer panas di De Kuip dikenal sebagai salah satu yang paling intimidatif di Belanda, sehingga laga ini akan menjadi ujian mental sekaligus teknis bagi penjaga gawang timnas Indonesia itu.
Menariknya, duel melawan Feyenoord juga menjadi pertandingan terakhir Paes bersama Ajax sebelum ia terbang ke Indonesia untuk bergabung dengan skuad Garuda dalam ajang FIFA Series 2026 yang dipimpin oleh pelatih John Herdman.
Dengan pengalaman bermain di Eropa serta tuntutan taktik baru dari pelatih Ajax, Maarten Paes kini berada di fase penting dalam kariernya.
Jika mampu beradaptasi dengan cepat, bukan tidak mungkin ia akan menjadi salah satu kiper kunci bagi Ajax sekaligus andalan Timnas Indonesia dalam berbagai kompetisi internasional mendatang.
(tsy)