- Action Images via Reuters/Lee Smith
Statistik Buktikan Liverpool dan Arne Slot Layak Malu usai Digulung PSG 0-2 di Liga Champions
Jakarta, tvOnenews.com - Statistik memalukan dialami Liverpool asuhan Arne Slot saat dibungkam Paris Saint-Germain di Liga Champions. Yang paling mencolok, The Reds sama sekali tidak mampu mencatatkan tembakan tepat sasaran sepanjang pertandingan.
Catatan tersebut menjadi sorotan karena sangat kontras dengan reputasi Liverpool sebagai tim ofensif. Dalam laga penting tersebut, The Reds justru tampil tanpa daya gedor.
Liverpool benar-benar kalah segalamya setelah takluk 0-2 dari Paris Saint-Germain (PSG) pada leg pertama perempat final Liga Champions, Kamis (9/4) dini hari WIB. Kekalahan ini membuat peluang lolos mereka kian menipis.
Bertanding di Parc des Princes, PSG langsung mengambil inisiatif serangan. Mereka tampil dominan dan membuat Liverpool kesulitan mengembangkan permainan.
PSG mengamankan kemenangan di Parc des Princes. Dua gol tuan rumah dijaringkan Desire Doue pada menit ke-11 dan Kvicha Kvaratskhelia (65').
Gol cepat di awal laga membuat Liverpool berada dalam tekanan sejak dini. Situasi itu membuat mereka lebih banyak bertahan dibanding menyerang.
Memasuki babak kedua, PSG tetap konsisten mengontrol permainan. Gol kedua yang dicetak Kvaratskhelia mempertegas keunggulan tim tuan rumah.
The Reds tampil mengecewakan di laga ini. Pendekatan taktik Arne Slot yang memutuskan bermain dengan lima pemain belakang juga tak berjalan baik.
Alih-alih memperkuat lini pertahanan, strategi tersebut justru membuat Liverpool kesulitan keluar dari tekanan. Mereka lebih sering kehilangan bola saat mencoba membangun serangan.
Dominasi PSG terlihat jelas dari penguasaan bola yang timpang. Tim tuan rumah mengontrol sekitar 70 persen jalannya pertandingan, sementara Liverpool hanya berada di kisaran 30 persen.
Ketimpangan juga tampak dari distribusi umpan kedua tim dengan PSG mencatatkan 740. Sedangkan Liverpool tercatat hanya menciptakan 256 operan yang bahkan hanya memiliki persentase 77 persen.
Mandulnya lini depan Liverpool semakin terlihat dari minimnya peluang. The Reds hanya mampu menciptakan tiga percobaan sepanjang laga, tanpa satu pun yang mengarah ke gawang.
Dari tiga tembakan yang tak tepat sasaran tersebut, dua peluang diblok pemain PSG dan satu tidak mengarah ke arah gawang.