news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri Bersama Rafael Leao di Liga Italia.
Sumber :
  • REUTERS/Daniele Mascolo

San Siro Bergejolak! Fans AC Milan Mulai Habis Kesabaran Lihat Performa Buruk Rossoneri dan Eksperimen Taktik Allegri

AC Milan kini tengah berada di persimpangan krusial menjelang akhir musim 2025/2026. Rossoneri hadapi ancaman serius gagal mengamankan tiket ke Liga Champions.
Senin, 13 April 2026 - 12:44 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - AC Milan tengah berada di persimpangan krusial menjelang akhir musim 2025/2026. Tim berjuluk Rossoneri itu kini menghadapi ancaman serius gagal mengamankan tiket ke Liga Champions setelah serangkaian hasil buruk dalam beberapa pekan terakhir.

Situasi ini terasa kontras jika dibandingkan dengan kondisi beberapa waktu lalu. Saat itu, Milan sempat berada dalam posisi nyaman di papan atas dan diyakini mampu mengunci tempat di empat besar tanpa banyak hambatan.

Namun, segalanya berubah dengan cepat dalam waktu singkat. Tiga kekalahan dari empat pertandingan terakhir membuat posisi Milan mulai goyah dan membuka peluang bagi tim lain untuk menyalip.

Juventus dan Como menjadi dua tim yang kini mengintai dengan jarak poin yang semakin menipis. Bahkan, jika tren negatif ini terus berlanjut, Milan bisa saja terlempar dari zona Liga Champions dalam waktu dekat.

Tekanan juga datang dari para pendukung yang mulai kehilangan kesabaran. Dilansir dari Gazzetta dello Sport, atmosfer di San Siro berubah menjadi penuh kekecewaan, terutama setelah kekalahan menyakitkan dari Udinese.

Dalam laga tersebut, Milan tidak hanya kalah secara skor, tetapi juga dari segi performa. Udinese mampu tampil lebih efektif, sementara Milan terlihat kesulitan memaksimalkan peluang yang mereka miliki.

Sorotan tajam mengarah kepada Rafael Leao yang dinilai tampil jauh dari ekspektasi. Pemain bernomor punggung 10 itu gagal memberikan kontribusi maksimal, bahkan menyia-nyiakan peluang emas yang seharusnya bisa mengubah jalannya pertandingan.

Penempatan posisi Leao sebagai penyerang tengah juga menjadi bahan perdebatan. Dalam skema 4-3-3 yang diterapkan Massimiliano Allegri, Leao justru terlihat tidak nyaman dan kehilangan ruang eksplorasi terbaiknya di sisi kiri.

Perubahan sempat dilakukan pada babak kedua dengan memasukkan Niclas Füllkrug. Leao kemudian dikembalikan ke posisi aslinya, sementara Christian Pulisic mengisi sisi kanan untuk menambah variasi serangan.

Perbaikan tersebut memang membuat Milan lebih hidup dalam menciptakan peluang. Namun, penyelesaian akhir yang buruk membuat semua usaha itu berakhir sia-sia tanpa gol balasan.

Sejumlah peluang emas dari Luka Modric, Alexis Saelemaekers, hingga Füllkrug gagal dikonversi menjadi gol. Kondisi ini semakin mempertegas bahwa masalah utama Milan saat ini terletak pada efektivitas di lini depan.

Di sisi lain, Udinese justru mampu tampil lebih klinis dalam memanfaatkan setiap celah yang ada. Mereka bahkan menambah keunggulan dan membuat Milan harus menelan kekalahan telak di hadapan pendukungnya sendiri.

Hasil tersebut memicu reaksi keras dari para suporter yang memenuhi stadion. Tidak sedikit dari mereka yang memilih meninggalkan San Siro lebih awal sebagai bentuk kekecewaan terhadap performa tim.

Kini, Milan dituntut untuk segera menemukan solusi sebelum situasi semakin memburuk. Perubahan taktik, termasuk kemungkinan kembali ke formasi 3-5-2, mulai dipertimbangkan demi menjaga peluang lolos ke Liga Champions.

Selain itu, masa depan sejumlah pemain kunci juga mulai menjadi perbincangan. Jika performa tidak kunjung membaik, bukan tidak mungkin akan terjadi perubahan besar dalam skuad pada akhir musim nanti.

(sub)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:30
01:12
00:54
04:58
01:08
03:22

Viral