news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pelatih Barcelona, Hansi Flick.
Sumber :
  • REUTERS/Albert Gea

UEFA Resmi Menolak Protes Barcelona Soal Dugaan Handball Pemain Atletico Madrid

UEFA resmi menolak protes Barcelona soal dugaan handball Marc Pubill. Hansi Flick murka, pertanyakan VAR jelang leg kedua kontra Atletico Madrid.
Selasa, 14 April 2026 - 20:34 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Keputusan kontroversial datang dari UEFA yang menolak keluhan FC Barcelona terkait dugaan handball dalam laga kontra Atletico Madrid di perempat final Liga Champions. Insiden yang melibatkan Marc Pubill tersebut sebelumnya tidak dianggap pelanggaran oleh wasit Istvan Kovacs, sehingga memicu reaksi keras dari kubu Blaugrana.

Pelatih Barcelona, Hansi Flick, tak mampu menyembunyikan kekecewaannya usai pertandingan. Ia bahkan secara terbuka mempertanyakan fungsi teknologi VAR dengan pernyataan, “untuk apa VAR?” dalam konferensi pers pasca laga.

Kontroversi bermula saat kiper Atletico, Juan Musso, mengambil tendangan gawang yang kemudian diberikan kepada Pubill. Bek tersebut terlihat menghentikan bola dengan tangan di dalam kotak enam yard, yang memicu protes keras dari para pemain Barcelona.

Barcelona menilai situasi itu seharusnya berujung penalti, bahkan berpotensi kartu kuning kedua bagi Pubill. Namun, baik wasit di lapangan maupun VAR memilih tidak mengambil tindakan, meski aturan IFAB dinilai mendukung klaim klub asal Catalan tersebut.

Tak tinggal diam, Barcelona kemudian mengajukan protes resmi kepada UEFA atas keputusan tersebut. Namun hasilnya tidak sesuai harapan, karena UEFA justru menolak pengaduan tersebut tanpa memberikan penjelasan rinci.

“Menyusul pertandingan leg pertama perempat final Liga Champions UEFA antara FC Barcelona dan Atletico Madrid, yang dimainkan pada hari Rabu, 8 April 2026, FC Barcelona mengajukan protes terkait keputusan wasit. Pada tanggal 13 April 2026, Badan Pengawasan, Etika, dan Disiplin UEFA menyatakan protes tersebut tidak dapat diterima," bunyi pernyataan resmi UEFA dikutip dari Football Espana pada Selasa (14/4/2026).

Terlepas dari polemik tersebut, pengajuan protes sejatinya hanya bersifat formalitas administratif. Bahkan jika diterima, UEFA tidak akan mengubah hasil pertandingan atau mengambil tindakan lanjutan atas insiden tersebut.

Menjelang leg kedua, pelatih Atletico, Diego Simeone, memilih fokus pada pertandingan. Ia menegaskan sikapnya dengan mengatakan bahwa ia “tidak memikirkan wasit” saat ditanya soal kontroversi yang terjadi.

Sementara itu, Flick mencoba meredam emosinya menjelang laga penentuan. Ia mengaku “tenang sekarang”, namun tetap berharap keputusan-keputusan di leg kedua nanti bisa lebih adil, sembari menyinggung insiden handball yang sebelumnya dinilai menguntungkan Atletico. (fan)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:04
08:56
05:38
05:22
01:07
01:04

Viral