- x.com/OfficialASRoma
Cara Cerdik Inter Milan Bajak Manu Kone dari AS Roma, Tukar Tambah Pemain Jadi Solusi Efisiensi
Jakarta, tvOnenews.com - Inter Milan terus mematangkan rencana mereka jelang bursa transfer musim panas dengan membidik gelandang AS Roma, Manu Kone. Demi memuluskan langkah tersebut, Nerazzurri bahkan siap menggunakan skema kreatif dengan melibatkan pemain dalam negosiasi.
Nama Manu Kone memang sudah lama masuk dalam daftar incaran Inter. Gelandang asal Prancis itu dinilai memiliki karakter permainan yang cocok untuk memperkuat lini tengah tim.
Ketertarikan Inter bukan tanpa alasan yang kuat. Kone dianggap mampu memberikan keseimbangan antara kemampuan bertahan dan distribusi bola yang solid.
Menurut laporan L’Interista, Inter bahkan siap memenuhi harga yang dipatok Roma. Klub ibu kota itu disebut membanderol Kone di angka sekitar 50 juta euro.
Nilai tersebut meningkat dibandingkan musim panas lalu. Saat itu, transfer Kone nyaris terjadi di kisaran 40 juta euro sebelum akhirnya batal terealisasi.
Meski siap secara finansial, Inter tetap berusaha mencari solusi alternatif. Mereka ingin menekan pengeluaran dengan memanfaatkan aset pemain yang tidak lagi masuk dalam rencana tim.
Salah satu nama yang kini mencuat adalah Benjamin Pavard. Bek asal Prancis itu dipertimbangkan sebagai bagian dari skema tukar tambah dalam negosiasi dengan Roma.
Pavard akan kembali ke Inter setelah masa peminjamannya di Marseille berakhir. Namun, klub asal Prancis tersebut memilih tidak mengaktifkan opsi pembelian permanen.
Situasi ini membuat masa depan Pavard di San Siro semakin tidak menentu. Terlebih, pelatih Cristian Chivu disebut tidak memasukkan namanya dalam rencana jangka panjang tim.
Dengan kondisi tersebut, Inter melihat peluang untuk memanfaatkan Pavard sebagai alat negosiasi. Langkah ini dinilai bisa menguntungkan dari sisi teknis maupun finansial.
Selain Pavard, Inter sebenarnya memiliki beberapa opsi lain. Nama Davide Frattesi dan Carlos Augusto juga sempat dibahas sebagai bagian dari kemungkinan kesepakatan.
Namun, Pavard dianggap sebagai kandidat paling realistis untuk dilepas. Statusnya yang tidak lagi dibutuhkan membuat proses negosiasi bisa berjalan lebih fleksibel.
Di sisi lain, Roma berpotensi mendapatkan keuntungan dari skema ini. Mereka bisa menambah kekuatan di lini belakang dengan menghadirkan pemain berpengalaman.