- tvOnenews/Ilham Giovani Pratama
Kepincut Atmosfer Fans Indonesia, Eks Inter Milan Blak-blakan Ingin Kembali ke Tanah Air: Luar Biasa, Kami Seperti Raja
Jakarta, tvOnenews.com - Eks kiper Inter Milan, Sebastian Frey, mengaku terpukau dengan atmosfer luar biasa yang ditunjukkan para suporter Indonesia di Stadion Gelora Bung Karno. Ia bahkan sudah berencana kembali ke Tanah Air untuk menikmati waktu liburan di masa mendatang.
Kiper legendaris yang pernah membela Fiorentina itu hadir dalam ajang sportainment Clash of Legends di Jakarta. Kehadirannya menjadi bagian dari upaya menghadirkan hiburan sekaligus nostalgia bagi pecinta sepak bola Indonesia.
Selama berada di Jakarta, Frey merasakan sambutan hangat yang tidak ia duga sebelumnya. Antusiasme para penggemar membuatnya merasa tetap dihargai, meski sudah lama gantung sarung tangan.
Ia menilai perlakuan yang diberikan kepada para legenda benar-benar istimewa. Pengalaman tersebut bahkan membuatnya merasa seperti sosok penting yang disambut layaknya tamu kehormatan.
“Kalian memperlakukan kami seperti raja, jadi terima kasih semuanya dan kami sangat menikmatinya,” ujar Frey saat ditemui di Jakarta. Ucapannya menggambarkan kesan mendalam yang ia rasakan selama kunjungan tersebut.
Rasa kagum itu tak berhenti pada momen pertandingan saja. Frey secara terbuka menyatakan keinginannya untuk kembali datang ke Indonesia dalam suasana yang lebih santai.
Ia mengaku ingin menjelajahi lebih banyak tempat dan menikmati keindahan yang dimiliki Indonesia. Rencana tersebut menjadi bukti bahwa pengalaman singkatnya meninggalkan kesan yang kuat.
- tvonenews.com - Ilham Giovani
Dalam laga yang digelar Sabtu (18/4/2026) malam WIB itu, Frey memperkuat tim DRX World Legends. Tim tersebut dihuni sejumlah nama besar dan harus menghadapi Barca Legends yang juga bertabur bintang.
Namun, pertandingan tidak berjalan sesuai harapan bagi timnya. Gawang Frey harus kebobolan tiga kali, sehingga DRX World Legends takluk dengan skor 0-3.
Meski kalah, Frey tidak terlalu mempermasalahkan hasil akhir. Ia menilai pengalaman bermain di hadapan suporter Indonesia jauh lebih berharga dibandingkan skor pertandingan.
“Sayangnya bagi kami Barcelona memenangkan pertandingan, tapi hal itu tidak menjadi masalah besar,” ujar kiper Inter Milan era 1998 hingga 2000 itu sambil tersenyum. Ia menegaskan bahwa momen tersebut tetap terasa istimewa berkat dukungan luar biasa dari penonton.