- REUTERS/Alessandro Garofalo
Skandal Liga Italia, Eks Wasit Serie A Sebut Gelar Inter Milan Musim Lalu Dicuri Akibat Kesalahan VAR
Jakarta, tvOnenews.com – Sebuah surat dari mantan asisten wasit Italia, Domenico Rocca, kembali membuka luka lama dalam persaingan gelar Serie A musim lalu. Dalam dokumen tersebut, tersirat dugaan kuat bahwa Inter Milan kehilangan Scudetto akibat keputusan krusial yang tak diambil oleh perangkat pertandingan.
Menurut laporan ANSA, surat itu ditulis pada Mei tahun lalu dan ditujukan kepada komisi wasit nasional AIA. Isinya mempertanyakan keputusan pengawas VAR, Andrea Gervasoni, yang tidak memberikan penalti dalam laga penting antara Inter melawan AS Roma.
Insiden tersebut terjadi pada 27 April 2025 dalam pertandingan di Stadio Giuseppe Meazza. Saat itu, bek Inter, Yann Bisseck, dijatuhkan di dalam kotak penalti, namun tidak ada keputusan yang mengarah pada hukuman bagi tim lawan.
Rocca menilai momen tersebut sebagai kesalahan besar yang berdampak langsung pada perburuan gelar. Dalam suratnya, ia bahkan menulis bahwa keputusan itu berpotensi menentukan hilangnya gelar juara bagi Inter.
“Kesalahan ini kemungkinan besar akan membuat Inter kehilangan gelar dan memberikannya kepada Napoli,” tulis Rocca. Pernyataan itu kini kembali menjadi sorotan seiring berkembangnya investigasi terhadap kinerja wasit di Serie A.
Fakta bahwa Napoli akhirnya menjuarai liga dengan selisih hanya satu poin semakin memperkuat narasi tersebut. Satu keputusan yang terlewat dinilai bisa mengubah arah sejarah kompetisi secara dramatis.
Namun, isi surat Rocca tidak berhenti pada satu pertandingan saja. Ia juga mengungkap dugaan adanya serangkaian kejanggalan sepanjang musim yang melibatkan wasit, asisten wasit, hingga ofisial VAR.
Dalam pengakuannya, Rocca menyatakan siap membawa temuan tersebut ke ranah hukum. Ia ingin agar seluruh dugaan pelanggaran dapat ditelusuri secara transparan oleh otoritas yang berwenang.
Meski sempat diarsipkan oleh sistem peradilan olahraga, surat tersebut kini kembali mencuat ke permukaan. Jaksa di Milan menjadikannya sebagai salah satu dasar dalam penyelidikan yang tengah berlangsung.
Nama Gianluca Rocchi pun ikut terseret dalam kasus ini. Ia bahkan memilih menangguhkan diri dari jabatannya sambil menunggu proses hukum berjalan.
Selain Rocchi, Andrea Gervasoni juga masuk dalam daftar pihak yang diperiksa. Keduanya diduga memiliki keterkaitan dalam praktik yang berpotensi merusak integritas kompetisi.
Penyelidikan tidak hanya berfokus pada satu insiden. Jaksa juga menelusuri dugaan intervensi dalam ruang VAR serta proses penunjukan wasit untuk sejumlah pertandingan penting sepanjang musim.
Salah satu laga yang menjadi sorotan adalah pertemuan antara Udinese melawan Parma pada Maret 2025. Selain itu, penunjukan wasit dalam pertandingan Bologna kontra Inter juga ikut dipertanyakan.
Kasus ini semakin kompleks dengan munculnya dugaan upaya untuk menghindarkan wasit tertentu dari memimpin laga Inter. Nama Daniele Doveri disebut dalam konteks tersebut sebagai sosok yang tidak diinginkan di beberapa pertandingan.
Apa yang awalnya terlihat sebagai keluhan individu kini berkembang menjadi isu besar dalam sepak bola Italia. Skandal ini tidak hanya menyentuh aspek teknis pertandingan, tetapi juga menyangkut kredibilitas sistem yang selama ini dijaga.
(sub)