news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Para Pemain AC Milan Jelang Pertandingan Liga Italia.
Sumber :
  • REUTERS/Daniele Mascolo

Masalah Laten Tumpulnya Lini Depan AC Milan: Hanya Cetak 5 Gol, Produktivitas Rossoneri Setara Parma

Perburuan striker baru AC Milan terus mengalami dinamika yang cukup tajam dalam beberapa pekan terakhir. Sejumlah nama datang dan pergi dalam daftar incaran.
Rabu, 29 April 2026 - 20:49 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Perburuan striker baru AC Milan terus mengalami dinamika yang cukup tajam dalam beberapa pekan terakhir. Sejumlah nama datang dan pergi dalam daftar incaran, mencerminkan keseriusan klub dalam mencari solusi di lini depan.

Seperti dilaporkan Quotidiano Sportivo, masalah utama yang dihadapi Rossoneri saat ini adalah mandulnya para penyerang. Untuk menemukan gol terakhir dari seorang striker Milan, publik harus menengok kembali hingga sekitar dua bulan lalu.

Gol tersebut bahkan bukan datang dari penyerang murni, melainkan dari Rafael Leao saat bertandang ke Cremona. Sementara itu, kontribusi Christian Pulisic terakhir kali di papan skor terjadi pada akhir 2025 saat Milan menaklukkan Verona dengan skor 3-0.

Sejak saat itu, lini depan Milan seperti kehilangan ketajaman. Beberapa momen sempat muncul, tetapi tidak cukup konsisten untuk mengubah situasi secara signifikan.

Niclas Füllkrug sempat mencuri perhatian lewat golnya ke gawang Lecce pada pertengahan Januari. Namun setelah itu, kontribusinya kembali meredup dan belum mampu memberikan dampak berkelanjutan.

Hal serupa juga terjadi pada Christopher Nkunku yang mencetak gol saat menghadapi Bologna pada awal Februari. Setelah momen tersebut, produktivitasnya ikut menurun dan tidak banyak membantu tim keluar dari krisis.

Situasi Santiago Gimenez bahkan lebih sulit. Penyerang tersebut harus menepi sepanjang musim dingin akibat cedera pergelangan kaki dan belum mencetak gol sejak September tahun lalu.

Data statistik di paruh kedua musim semakin menegaskan masalah yang ada. Total gol dari lini depan Milan hanya mencapai lima, angka yang tergolong sangat rendah untuk tim sekelas mereka.

Jumlah tersebut bahkan setara dengan Parma, yang tidak berada di papan atas klasemen. Hanya Lecce, Cremonese, dan Verona yang mencatatkan produktivitas lebih buruk dibanding Milan dalam periode yang sama.

Melihat kondisi tersebut, manajemen Milan bergerak cepat mencari opsi terbaik di bursa transfer. Sejumlah nama besar sempat masuk radar, termasuk peluang merekrut Robert Lewandowski secara gratis.

Selain itu, Dusan Vlahovic juga menjadi opsi menarik jika ia tidak memperpanjang kontraknya. Milan juga mempertimbangkan kemungkinan mendatangkan Goncalo Ramos dengan skema yang lebih fleksibel.

Namun, perkembangan terbaru menunjukkan bahwa daftar incaran mulai dipersempit. Kini hanya dua nama yang benar-benar menjadi fokus utama manajemen klub.

Moise Kean dari Fiorentina muncul sebagai kandidat terkuat untuk memperkuat lini depan. Ia memiliki klausul pelepasan sebesar 62 juta euro yang masih bisa diaktifkan hingga pertengahan Juli.

Meski demikian, nilai pasarnya disebut mengalami penurunan, yang bisa menjadi celah bagi Milan untuk melakukan negosiasi. Faktor usia dan pengalaman di Serie A juga menjadi nilai tambah bagi Kean.

Di sisi lain, Alexander Sorloth dari Atletico Madrid menjadi alternatif yang cukup realistis. Penyerang berusia 30 tahun itu dikabarkan ingin mencari klub yang bisa memberinya menit bermain lebih banyak.

Dengan kondisi tersebut, biaya transfer Sorloth diperkirakan tidak akan setinggi pemain lain. Hal ini membuatnya menjadi opsi menarik bagi Milan yang juga harus mempertimbangkan keseimbangan finansial.

Keputusan akhir kini berada di tangan manajemen dan tim pelatih. Pilihan yang tepat akan sangat menentukan arah kebangkitan Milan di musim mendatang.

(sub)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:54
06:32
01:03
01:19
02:05
05:39

Viral