- REUTERS/Daniele Mascolo
AC Milan Kena Scam Investasi Bodong, Striker Rp600 Miliar Milik Rossoneri Gagal Total dan Terancam Didepak dari San Siro
Jakarta, tvOnenews.com - Masa depan Christopher Nkunku di AC Milan mulai berada di persimpangan jalan. Performa yang belum konsisten membuat manajemen klub mempertimbangkan opsi untuk melepasnya pada bursa transfer musim panas.
Didatangkan dengan mahar 37 juta euro atau setara Rp643 miliar, Nkunku jelas dibebani ekspektasi tinggi. Namun, kontribusinya hingga kini belum sepenuhnya memenuhi harapan.
Sepanjang musim ini, catatan golnya tergolong minim untuk ukuran pemain dengan peran ofensif. Ia hanya mampu mencetak enam gol di semua kompetisi bersama Milan.
Dari jumlah tersebut, lima gol lahir di ajang liga dan satu lainnya di Coppa Italia. Statistik itu belum cukup untuk menegaskan dirinya sebagai pembeda di lini depan.
Sempat muncul secercah harapan ketika Nkunku mencetak dua gol ke gawang Verona pada akhir Desember. Momen itu seperti memberi sinyal kebangkitan yang dinantikan publik San Siro.
Ia kemudian menambah gol saat menghadapi Fiorentina, Como, dan Bologna. Namun, performa tersebut tidak berlanjut secara konsisten dalam laga-laga berikutnya.
Setelah periode singkat itu, Nkunku kembali mengalami penurunan performa. Kontribusinya di lapangan semakin sulit terlihat, baik dari segi gol maupun pengaruh permainan.
Situasi ini tidak lepas dari bayang-bayang ekspektasi besar yang melekat padanya. Status sebagai pemain mahal dengan rekam jejak impresif di Bundesliga menjadi tekanan tersendiri.
Saat masih membela RB Leipzig, Nkunku tampil tajam dengan torehan 18 gol dalam satu musim. Performa itulah yang membuat Chelsea berani mengeluarkan dana besar untuk merekrutnya.
Namun, cedera lutut serius yang dialami pada 2023 menjadi titik balik dalam kariernya. Sejak saat itu, ia belum mampu kembali ke performa terbaiknya secara konsisten.
Milan sempat menjadi harapan baru bagi Nkunku untuk menghidupkan kembali kariernya. Lingkungan baru dianggap bisa membantunya keluar dari tekanan yang ia alami sebelumnya.
Sayangnya, harapan tersebut belum terwujud hingga saat ini. Nkunku masih kesulitan menemukan ritme permainan yang stabil bersama Rossoneri.
Dari total penampilannya di liga, ia lebih sering turun sebagai pemain pengganti. Hal ini menunjukkan bahwa ia belum sepenuhnya mendapatkan kepercayaan sebagai pilihan utama.