news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Para Pemain AC Milan saat Dikalahkan Udinese di Liga Italia.
Sumber :
  • REUTERS/Daniele Mascolo

Jurnalis Italia Beri Kritik Pedas AC Milan, Model Investasi RedBird yang Terlalu Pelit Bikin Rossoneri Gagal Juara

Suasana tidak kondusif kembali menyelimuti AC Milan dalam beberapa hari terakhir. Gelombang kritik dari berbagai pihak muncul seiring menurunnya performa tim.
Rabu, 6 Mei 2026 - 12:11 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Suasana tidak kondusif kembali menyelimuti AC Milan dalam beberapa hari terakhir. Gelombang kritik dari berbagai pihak muncul seiring menurunnya performa tim di momen krusial musim ini.

Sebelumnya, AC Milan sempat terlihat mampu meredam tekanan dari luar. Aksi protes mereda dan optimisme terhadap masa depan klub perlahan tumbuh di kalangan suporter.

Namun, situasi itu berubah drastis setelah kekalahan dari Sassuolo. Hasil tersebut seolah menjadi pemicu kembalinya ketidakpuasan yang sebelumnya sempat mereda.

Pasca pertandingan, para pemain bahkan memilih menghindari suporter. Kondisi ini kembali memunculkan pertanyaan besar terkait arah dan ambisi klub ke depan.

Situasi yang terjadi saat ini dinilai mengulang pola yang sama seperti akhir musim lalu. Milan seakan ingin segera menutup musim demi meredakan tekanan yang terus meningkat.

Sorotan pun mengarah kepada jajaran manajemen klub. Jurnalis Il Sole 24 Ore, Carlo Festa, menjadi salah satu pihak yang cukup vokal mengkritik kebijakan internal AC Milan.

Dalam wawancaranya bersama MilanNews, Festa menilai manajemen memiliki peran besar dalam hasil mengecewakan musim ini. Ia juga menyoroti arah kebijakan klub yang dinilai terlalu berhati-hati.

Para Pemain AC Milan Jelang Pertandingan Liga Italia
Sumber :
  • REUTERS/Daniele Mascolo

Sebelumnya, kritik juga datang dari Fedele Confalonieri yang menyebut RedBird lebih mirip lembaga keuangan. Ia menilai pendekatan tersebut membuat klub tidak lagi berorientasi pada prestasi.

Menanggapi hal tersebut, Festa memberikan perspektif yang lebih luas. Ia menegaskan bahwa RedBird Capital Partners adalah perusahaan private equity, bukan bank, sehingga memiliki pendekatan berbeda dalam mengelola klub.

Menurut Festa, model ini memang mengutamakan disiplin finansial. Pengeluaran besar yang tidak terkontrol dianggap berisiko terhadap kesehatan keuangan klub.

Meski begitu, ia menekankan bahwa kepemilikan oleh private equity tidak selalu identik dengan kegagalan. Beberapa klub tetap mampu meraih prestasi tinggi dengan pengelolaan yang tepat.

Ia bahkan menyinggung Inter Milan sebagai contoh nyata. Klub tersebut tetap mampu meraih gelar meski berada di bawah model kepemilikan serupa.

Berita Terkait

1
2 3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:41
07:47
08:24
05:01
01:52
02:56

Viral