- REUTERS/Scott Heppell
Pep Guardiola Bakal Merapat ke AC Milan? Zlatan Ibrahimovic Inginkan Eks Manchester City Gabung Rossoneri
Jakarta, tvOnenews.com - Pep Guardiola baru saja meninggalkan Manchester City. Di saat bersamaan, AC Milan sedang mencari pelatih baru usai memecat Massimiliano Allegri.
I Rossoneri memutuskan untuk melakukan perombakan di bursa transfer musim panas ini. Utamanya ada di level manajerial, dengan Allegri dipecat bersama dengan direktur Geoffrey Moncada dan Igli Tare.
Hanya Zlatan Ibrahimovic yang dipertahankan. Pihak pemilik klub memercayakannya untuk membangun ulang Milan setelah gagal finis di empat besar Liga Italia alias meraih tiket ke Liga Champions.
Milan kehilangan tiket ke Liga Champions di pekan terakhir Liga Italia usai kalah dengan skor 1-2 dari Cagliari di San Siro. Padahal, mereka berada di peringkat ketiga sebelum laga di pekan terakhir dimainkan.
Allegri yang baru menjabat semusim pun langsung didepak. Beberapa nama pelatih telah dikaitkan dengan Milan, namun utamanya yang mencuat adalah para pelatih dari Italia, seperti Antonio Conte, yang juga dirumorkan bakal meninggalkan Napoli.
Sementara itu, Ibrahimovic juga akan mencari direktur baru untuk Milan. Menurut warta dari La Gazzetta dello Sport, salah satu yang mencuat adalah eks direktur Manchester City, Txiki Begiristan.
“Namun, sebelum berangkat ke Amerika Serikat, Ibrahimovic akan membantu Cardinale dan Calvelli membentuk masa depan AC Milan. Meskipun kita telah membahas peran kepelatihan di halaman sebelumnya, ada baiknya kita membahas sisi teknisnya di sini,” tulis Gazzetta.
Hubungan Ibra dan Begiristain dimulai di Barcelona pada 2009 ketika sang striker direkrut dari Inter Milan. Pada saat itu, Begiristain menjabat sebagai direktur Barca.
“Seperti halnya dengan bangku cadangan, daftar nama-nama kandidat sudah ada. Txiki Begiristain, mantan striker seperti Ibrahimovic, sangat dihormati, tetapi yang terpenting, ia adalah manajer transfer untuk Barcelona dari tahun 2003 hingga 2010 [ia membeli Zlatan dari Inter] dan untuk Manchester City dari tahun 2012 hingga 2024,” tambahnya.
Begiristain memiliki hubungan erat dengan Pep Guardiola, yang juga dibawa olehnya ke Manchester City pada 2016 silam. Kini, sang juru taktik menganggur usai meninggalkan Etihad Stadium.
“Begiristain memainkan peran kunci dalam awal karier kepelatihan Pep Guardiola, tidak hanya membawanya ke bangku cadangan tim utama di Catalonia, tetapi juga merekrutnya di Inggris. Ia sekarang berstatus bebas transfer, dan di mata Ibra, ia akan menjadi orang yang ideal untuk mengembangkan proyek liga utama di Italia juga,” tambahnya.
Menariknya, Guardiola sudah pernah angkat suara mengenai potensi melatih di Italia. Pada 2023, dia dirumorkan bakal menjadi pengganti Allegri di Juventus, namun itu tidak pernah terjadi pada akhirnya.
Walau begitu, sang juru taktik asal Spanyol mengaku selalu menyukai Italia. Sebab, dia pernah bermain untuk AS Roma dan Brescia di masanya sebagai pemain.
“Kami [Juventus dan saya] tidak pernah berbicara, namun makanan di Italia enak-enak. Saya sangat menyukai Italia, saya sering datang ke sini untuk liburan,” katanya pada 2023, dilansir Football-Italia.
Namun, hubungannya dengan Ibrahimovic juga tidak terbilang baik. Pada 2009-2010, Guardiola adalah pelatih Ibra di Barca, dan itu tidak berjalan lancar hingga sang striker gabung AC Milan pada musim panas 2010. (rda)