news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

UEFA Conference League - Final - Crystal Palace v Rayo Vallecano.
Sumber :
  • REUTERS/Lisi Niesner

Crystal Palace Cetak Sejarah Juara Conference League, Satu Pemainnya Bikin Rekor Gila di Eropa

Crystal Palace mencetak sejarah usai juara Conference League, sementara Evann Guessand mencatat rekor langka dengan dua trofi Eropa dalam semusim di Palace.
Kamis, 28 Mei 2026 - 14:16 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Crystal Palace menutup musim dengan kisah yang sulit dilupakan setelah mencetak sejarah besar di panggung Eropa. The Eagles sukses menjuarai Conference League usai menaklukkan Rayo Vallecano 1-0 dalam partai final yang berlangsung di Leipzig.

Kemenangan ini terasa sangat emosional karena menjadi trofi Eropa pertama sepanjang sejarah Crystal Palace. Lebih dramatis lagi, laga tersebut juga menjadi pertandingan terakhir Oliver Glasner sebagai pelatih Palace.

Jean-Philippe Mateta tampil sebagai pahlawan kemenangan Palace pada malam bersejarah tersebut. Striker asal Prancis itu mencetak satu-satunya gol pada awal babak kedua setelah memanfaatkan situasi bola liar dari tembakan Adam Wharton.

Gol Mateta langsung disambut ledakan euforia para pendukung Palace yang hadir di stadion. Selebrasi khasnya semakin membuat momen itu terasa ikonik bagi klub asal London tersebut.

Keberhasilan ini sekaligus memastikan Crystal Palace tampil di Liga Europa musim depan. Palace akhirnya mendapatkan panggung yang lebih tinggi setelah sebelumnya harus turun ke Conference League akibat keputusan kontroversial terkait aturan kepemilikan multi-klub UEFA.

Bukan hanya Palace yang mencatat sejarah, sepak bola Inggris juga ikut mendapat sorotan besar. Premier League dipastikan memiliki sembilan wakil di kompetisi Eropa musim depan, sebuah jumlah yang menunjukkan dominasi klub-klub Inggris.

Arsenal, Manchester City, Manchester United, Aston Villa, dan Liverpool akan tampil di Liga Champions. Sementara itu, Palace akan bergabung dengan Bournemouth dan Sunderland di Liga Europa, sedangkan Brighton turun ke Conference League.

Namun, kisah paling unik dari final ini datang dari Evann Guessand. Pemain internasional Pantai Gading itu mencatat prestasi luar biasa karena menjadi pemain pertama yang memenangkan dua trofi Eropa berbeda dalam satu musim.

Guessand memulai musim bersama Aston Villa dan ikut berkontribusi dalam perjalanan mereka menjuarai Liga Europa. Setelah itu, ia pindah ke Crystal Palace pada Januari dan kembali menjadi bagian dari tim yang mengangkat trofi Conference League.

Pemain berusia 24 tahun tersebut tampil beberapa kali dalam kampanye Eropa Palace, termasuk saat menghadapi Rayo Vallecano di final. Ia juga sempat mencetak gol penting melawan Zrinjski Mostar pada fase play-off.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:17
03:23
05:04
01:16
03:08
07:53

Viral