- REUTERS/Umit Bektas
Hilal Pelatih Baru Belum Terlihat, AC Milan Malah Kepincut Bocah Ajaib Seharga Rp1,1 Triliun di Bursa Transfer Musim Panas Ini
Jakarta, tvOnenews.com – AC Milan masih belum menunjukkan tanda-tanda akan segera menunjuk pelatih baru untuk musim depan. Namun di tengah ketidakjelasan struktur kepelatihan tersebut, Rossoneri justru terus dikaitkan dengan salah satu talenta muda paling menjanjikan di Eropa, Can Uzun.
Gelandang serang milik Eintracht Frankfurt itu disebut masih masuk dalam radar Milan untuk bursa transfer musim panas 2026. Ketertarikan Rossoneri terhadap pemain berusia 20 tahun tersebut bahkan disebut belum surut meski klub masih sibuk merampungkan susunan manajemen dan staf teknis.
Ketertarikan Milan terhadap Uzun sebenarnya bukan cerita baru. Nama pemain berdarah Turki itu sudah beberapa kali muncul dalam daftar incaran klub asal Kota Mode tersebut dalam beberapa bulan terakhir.
Menariknya, rumor transfer ini terus bergulir saat Milan belum memiliki pelatih kepala definitif. Rossoneri juga masih mencari figur yang akan mengisi posisi direktur olahraga dan direktur teknis setelah perombakan besar yang terjadi di tubuh manajemen klub.
Situasi tersebut membuat sejumlah pihak mempertanyakan arah proyek Milan untuk musim depan. Pasalnya, klub mulai dikaitkan dengan sejumlah pemain baru sebelum struktur pengambilan keputusan di sektor olahraga benar-benar terbentuk.
Menurut laporan media Jerman, Bild, Milan tetap memantau perkembangan Uzun menjelang dibukanya bursa transfer musim panas. Manajemen Rossoneri menilai sang pemain sebagai aset jangka panjang yang memiliki potensi berkembang menjadi bintang besar.
Performa Uzun bersama Eintracht Frankfurt menjadi alasan utama mengapa banyak klub mulai meliriknya. Sepanjang musim lalu, pemain yang beroperasi sebagai gelandang serang itu berhasil mencatatkan 10 gol dan enam assist di berbagai kompetisi.
Catatan tersebut terbilang impresif mengingat usianya yang masih sangat muda. Kemampuannya membaca permainan, membuka ruang, serta menciptakan peluang membuat namanya semakin diperhitungkan di sepak bola Eropa.
Tak hanya Milan, Napoli juga dikabarkan ikut memantau situasi sang pemain. Persaingan mendapatkan tanda tangan Uzun pun diperkirakan akan berlangsung ketat apabila Frankfurt membuka pintu negosiasi pada musim panas ini.
Di sisi lain, Galatasaray disebut menjadi klub yang paling serius dalam perburuan tersebut. Jurnalis Turki, Yagiz Sabuncuoglu, mengungkapkan bahwa raksasa Liga Turki itu sedang menyiapkan tawaran senilai 40 juta euro atau sekitar Rp740 miliar.
Namun angka tersebut diyakini belum cukup untuk membuat Eintracht Frankfurt melepas salah satu pemain terbaiknya. Klub Bundesliga itu disebut memiliki penilaian yang jauh lebih tinggi terhadap nilai pasar Uzun.
Laporan Sky Sports Jerman menyebut Frankfurt hanya akan mempertimbangkan tawaran di kisaran 60 juta euro atau sekitar Rp1,1 triliun. Nilai tersebut dianggap wajar mengingat kontrak Uzun masih berlaku hingga 2029 dan performanya terus menunjukkan perkembangan positif.
Manajemen Frankfurt juga berada dalam posisi yang sangat kuat dalam proses negosiasi. Mereka tidak memiliki kebutuhan mendesak untuk menjual pemain sehingga bisa menunggu tawaran yang benar-benar sesuai dengan valuasi klub.
Bahkan, Frankfurt berharap nilai jual Uzun bisa meningkat dalam beberapa bulan mendatang. Salah satu faktor yang diyakini dapat mendongkrak harga sang pemain adalah penampilannya bersama Timnas Turki di ajang internasional.
(sub)