news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pemain Liverpool, Mo Salah.
Sumber :
  • Instagram/mosalah

Kini Dikabarkan Merapat ke Klub Turki Besiktas, Apakah Mo Salah Tak Jadi Direkrut Al Nassr untuk Musim 2026/2027?

Pada awal 2026 lalu, Mo Salah digadang-gadang menjadi salah satu pilihan terkuat Al Nassr dalam jendela transfer musim panas. Apakah Al Nassr jadi merekrutnya?
Jumat, 24 Juli 2026 - 13:59 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Bursa transfer musim panas selalu menjadi panggung yang penuh kejutan dan spekulasi panas di dunia sepak bola internasional.

Sejumlah klub ternama Eropa maupun Timur Tengah gencar bergerak berburu amunisi baru demi memperkuat kedalaman skuad mereka. Tak terkecuali Al Nassr, sang juara bertahan yang berhasil merengkuh trofi Liga Pro Saudi musim lalu.

Setelah resmi menunjuk mantan juru taktik Tottenham Hotspur, Ange Postecoglou, sebagai pelatih anyar, Al Nassr dikabarkan siap melakukan perombakan besar-besaran.

Di bawah komando arsitek asal Australia tersebut, manajemen Al Nassr berniat melepas dan mendatangkan beberapa pemain bintang guna mempertahankan dominasi domestik serta bersaing di level Asia.

Pelatih baru Al Nassr pengganti Jorge Jesus, Ange Postecoglou
Sumber :
  • Instagram/alnassr

Pada awal tahun 2026 lalu, nama penyerang sayap andalan Liverpool, Mohamed Salah, berada di daftar teratas target Al Nassr. Klub berjuluk Faris Najd itu dilaporkan sangat berhasrat untuk memboyong bintang asal Mesir tersebut ke Riyadh.

Bahkan, sejumlah laporan media menyebutkan bahwa Al Nassr siap mengucurkan dana transfer bernilai fantastis sekaligus menyodorkan gaji megah demi merayu sang pemain.

Ketertarikan Al Nassr ini membumbung tinggi mengingat Salah merupakan salah satu pesepak bola Muslim paling populer di dunia.

"Beberapa tawaran dilaporkan telah muncul untuk mengamankan jasanya, termasuk dari Al Nassr. Diyakini bahwa klub tersebut menyatakan keinginan untuk memasangkannya dengan Ronaldo untuk menciptakan lini serang yang menakutkan, menjadikannya pemain bintang baru di liga," tulis Mirror dalam laporannya, dikutip Jumat (24/7/2026).

Meskipun begitu, hingga artikel ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari Al Nassr tentang perekrutan Mo Salah untuk bergabung ke klub bertabur bintang itu.

Di sisi lain, spekulasi ini juga dibayangi rekam jejak Salah yang sebelumnya pernah menolak tawaran menggiurkan dari klub Arab Saudi lainnya, Al Ittihad.

Diketahui, pada musim panas 2023 lalu, klub tersebut pernah mengajukan tawaran yang memecahkan rekor sebesar 150 juta poundsterling (sekitar Rp3,5 triliun).

Namun, saat itu Salah dengan tegas menolak tawaran tersebut, karena masih ingin mengukir prestasi di Liga Inggris dan membantu Liverpool bertransisi pasca-era Jurgen Klopp.

Mohamed Salah dalam laga Australia vs Mesir di Piala Dunia 2026
Sumber :
  • REUTERS - Stefan Koops/EYE4IMAGES/NurPhoto

Kini, situasi transfer Mohamed Salah mengalami pergeseran drastis seiring berakhirnya gelaran Piala Dunia 2026.

Setelah membela Timnas Mesir hingga melangkah ke babak 16 besar sebelum disingkirkan Argentina, masa depan pemain berusia 34 tahun itu menjadi sorotan utama.

Berstatus sebagai agen bebas pasca mengakhiri masa baktinya di Liverpool, Salah justru kian dekat untuk bergabung dengan klub raksasa Turki, Besiktas.

Laporan dari Al Jazeera mengungkapkan bahwa telah terjadi kesepakatan verbal antara pihak Salah dan manajemen Besiktas.

Klub yang finis di peringkat keempat Liga Turki musim lalu tersebut membidik Salah sebagai sosok kunci untuk mendongkrak performa tim di ajang Liga Europa mendatang.

"Kepindahan ke Turki telah menjadi wacana, dan Besiktas diyakini sebagai kandidat terdepan. Jika laporan di media sosial dapat dipercaya, kesepakatan lisan telah tercapai," tulis Al Jazeera, dikutip Jumat (24/7/2026).

Pemain Liverpool, Mo Salah
Sumber :
  • Instagram/mosalah

Di sisi lain, impian Al Nassr untuk mendaratkan Salah terbentang kendala finansial yang sangat serius. Saat ini, Al Nassr dikabarkan tengah dilanda krisis keuangan internal yang cukup parah.

Menurut laporan media Arab Saudi, Arriyadiyah, manajemen Al Nassr mulai memberlakukan kebijakan efisiensi ketat, termasuk pemotongan gaji para pemain dan staf.

Tidak hanya itu, masalah finansial ini juga berdampak langsung pada penundaan proses perpanjangan kontrak serta penghentian sementara perburuan pemain baru di bursa transfer.

"Manajemen Al Nassr menghadapi krisis keuangan, yang menyebabkan penangguhan beberapa urusan administratif dan teknis," tulis Arriyadiyah menurut sumber yang dekat dengan surat kabar tersebut.

"Sumber yang sama menjelaskan bahwa krisis tersebut telah meluas ke masalah gaji, karena beberapa pemain tim utama menerima gaji bulan Juni mereka dengan pengurangan."

"Manajemen sedang berupaya untuk mengamankan pembayaran yang tersisa dalam periode mendatang," sambung laporan tersebut. (ism)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:29
04:17
05:51
07:09
07:39
02:38

Viral