- REUTERS/Daniele Mascolo
Bursa Transfer AC Milan: Nasib Fikayo Tomori di Ujung Tanduk, Ruben Amorim Jadi Penentu Bertahan atau Pergi
Jakarta, tvOnenews.com - Masa depan Fikayo Tomori di AC Milan menjadi perbincangan jelang bergulirnya musim 2026/2027. Bek asal Inggris itu kini berada di persimpangan penting dalam kariernya bersama Rossoneri.
Kontrak Tomori akan berakhir pada musim panas tahun depan. Situasi tersebut membuat AC Milan harus segera menentukan langkah agar tidak kehilangan sang pemain secara cuma-cuma.
Laporan Gazzetta dello Sport menyebut manajemen Rossoneri memiliki waktu yang tidak panjang untuk mengambil keputusan. Pilihannya hanya dua, yakni memperpanjang kontrak atau melepas Tomori pada bursa transfer musim panas ini.
Dalam beberapa jendela transfer terakhir, nama Tomori memang kerap dikaitkan dengan kepindahan ke klub lain. Namun, setiap kali rumor itu muncul, bek berusia 28 tahun tersebut selalu bertahan di San Siro.
Kondisi kali ini dinilai berbeda dibanding musim-musim sebelumnya. Dengan sisa kontrak yang semakin menipis, Milan tak lagi memiliki keleluasaan untuk menunda keputusan.
Jika tidak ada perpanjangan kontrak hingga musim berakhir, Tomori berhak bernegosiasi dengan klub lain. Rossoneri tentu tak ingin kehilangan salah satu asetnya tanpa mendapatkan pemasukan dari proses transfer.
Karena itu, pramusim menjadi fase yang sangat menentukan bagi masa depan Tomori. Pelatih Ruben Amorim disebut akan memberikan penilaian menyeluruh terhadap performa sang bek sebelum mengambil keputusan.
Amorim dikabarkan ingin melihat apakah Tomori masih layak menjadi pilihan utama di jantung pertahanan. Evaluasi tersebut akan dilakukan melalui sesi latihan hingga pertandingan uji coba sepanjang pramusim.
Bukan hanya Milan yang akan menentukan arah masa depan kerja sama ini. Tomori juga diyakini memiliki peran besar untuk memutuskan apakah masih ingin melanjutkan kariernya bersama Rossoneri atau mencari tantangan baru.
Apabila kedua belah pihak masih memiliki visi yang sama, perpanjangan kontrak menjadi opsi paling masuk akal. Namun, jika tidak ada kesepakatan, penjualan pada musim panas ini dinilai menjadi solusi terbaik.
Keputusan tersebut juga penting bagi keseimbangan proyek yang sedang dibangun Milan. Klub membutuhkan kepastian komposisi skuad sebelum menghadapi ketatnya persaingan Serie A dan kompetisi Eropa musim depan.
Kini, seluruh perhatian tertuju kepada Ruben Amorim sebagai sosok yang memegang keputusan teknis. Penilaian sang pelatih terhadap performa Tomori dalam beberapa pekan ke depan diyakini akan menentukan apakah bek Inggris itu tetap mengenakan seragam Rossoneri atau memulai lembaran baru di klub lain.
(sub)