- REUTERS/Daniele Mascolo
AC Milan Main di Jakarta, Erick Thohir Kagum Banyak Klub-klub Dunia Pilih Indonesia untuk Gelar Pramusim: Dampaknya Positif
Jakarta, tvOnenews.com - Indonesia semakin menarik perhatian klub-klub sepak bola dunia sebagai destinasi tur pramusim. Menpora Erick Thohir menyambut positif fenomena tersebut karena menunjukkan meningkatnya kepercayaan dunia terhadap sepak bola Indonesia.
Geliat tersebut terlihat sepanjang Agustus 2026. Sejumlah klub internasional dijadwalkan tampil di Tanah Air, mulai dari Aston Villa, AC Milan, Chelsea hingga Brisbane Roar.
Rangkaian pertandingan internasional itu diawali Aston Villa. Klub Liga Inggris tersebut menghadapi Indonesia All Stars di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada 1 Agustus 2026.
Setelah itu, SUGBK kembali menjadi panggung klub elite Eropa. Chelsea dan AC Milan akan berhadapan dalam laga bertajuk Indonesia Super Cup 2026 pada Sabtu (8/8/2026).
Antusiasme terhadap laga tersebut turut menjadi perhatian Erick Thohir. Menurutnya, kehadiran klub-klub besar Eropa menunjukkan Indonesia semakin dipercaya sebagai lokasi penyelenggaraan pertandingan sepak bola internasional.
“Pemerintah menyambut baik dengan semakin banyaknya klub sepak bola dunia yang memilih Indonesia sebagai tempat menjalani pramusim," ujar Erick.
"Saya senang Aston Villa telah lebih dahulu menghadirkan pertandingan yang berlangsung sangat baik dan mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Besok kita akan menyaksikan Chelsea menghadapi AC Milan, lalu di akhir bulan Brisbane Roar bertemu Persija Jakarta," sambungnya.
Rangkaian pertandingan tersebut berlanjut pada 29 Agustus 2026. Brisbane Roar dijadwalkan menghadapi Persija Jakarta di Jakarta International Stadium (JIS).
Erick menilai kedatangan klub-klub internasional tidak hanya memberikan hiburan bagi pencinta sepak bola. Menurutnya, event seperti ini juga dapat memberikan dampak positif terhadap ekosistem olahraga dan perekonomian nasional.
"Semakin banyak event internasional digelar di Indonesia, semakin besar pula dampak ekonomi dan manfaat yang dirasakan oleh ekosistem olahraga nasional," kata Erick.
Kehadiran klub-klub dunia juga dinilai dapat menggerakkan berbagai sektor di luar sepak bola. Pariwisata, perhotelan, transportasi hingga pelaku UMKM berpotensi ikut merasakan dampak dari penyelenggaraan pertandingan internasional.
Karena itu, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) memastikan dukungan terhadap promotor yang ingin menghadirkan pertandingan internasional ke Indonesia. Erick berharap tren tersebut terus berlanjut dan semakin memperkuat posisi Indonesia sebagai tuan rumah event olahraga berkelas internasional.
(igp)