news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Presiden FIFA Gianni Infantino.
Sumber :
  • FIFA

UEFA Cabut Ancaman Boikot FIFA, tapi Gianni Infantino Malah Makin Terancam Jelang Pemilihan Presiden

UEFA mencabut ancaman boikot kompetisi FIFA setelah mendapat jaminan rencana penjualan saham Piala Dunia tak terulang, tetapi tekanan ke Infantino berlanjut.
Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:08 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - UEFA dikabarkan segera mencabut ancaman boikot terhadap seluruh kompetisi FIFA setelah mendapatkan jaminan bahwa rencana kontroversial menjual sebagian kepemilikan kompetisi Piala Dunia kepada investor swasta tidak akan kembali diajukan. Keputusan itu menjadi angin segar bagi sejumlah tim Eropa yang dijadwalkan tampil di kompetisi FIFA dalam waktu dekat, termasuk Piala Dunia Wanita U-20.

Sebelumnya, UEFA bersama 55 asosiasi anggotanya mengambil sikap tegas dengan mengancam tidak ambil bagian dalam turnamen FIFA jika proposal tersebut tetap dipertahankan. UEFA telah menyatakan bahwa kompetisi seperti Piala Dunia tidak semestinya diperlakukan sebagai aset investasi bagi pihak swasta.

Kini, setelah proposal tersebut resmi ditarik dan FIFA memberikan jaminan agar rencana serupa tidak dihidupkan kembali, ancaman boikot tersebut tampaknya berakhir. Pertemuan UEFA bersama 55 asosiasi anggotanya di Monaco juga menjadi momentum untuk membahas langkah selanjutnya terkait hubungan dengan FIFA.

Meski konflik mengenai rencana komersialisasi kompetisi mereda, posisi Presiden FIFA Gianni Infantino justru masih mendapat tekanan dari UEFA. Presiden UEFA Aleksander Ceferin bahkan menilai Infantino berpotensi menghadapi kandidat penantang dalam pemilihan Presiden FIFA pada Maret 2027.

 "Saya tidak tertarik karena dua alasan," kata Ceferin dalam podcast The Rest is Politics dikutip dari Mirror.

"Salah satu alasannya adalah saya mencintai UEFA dan saya senang bekerja di sini, dan saya pikir pada titik tertentu, sudah saatnya untuk menikmati hidup juga. Dan poin kedua adalah, kredibilitas saya jauh lebih tinggi jika saya tidak tertarik pada posisi ini," lanjutnya.

Ceferin kemudian menyebut Infantino memiliki dua kemungkinan jika ingin mempertahankan jabatannya.

"Salah satu kemungkinannya adalah dia menyadari bahwa dia tidak mendapat dukungan, dan itu bukan hanya dukungan politik dari mereka yang memberikan suara, tetapi juga dukungan politik dari komunitas sepak bola, dukungan politik dari para penggemar, dukungan politik dari para pemain, mantan pemain, dan pelatih," ucapnya.

"Dan pilihan kedua adalah dia maju ke pemilihan umum pada bulan Maret, tetapi dalam hal itu, saya pikir dia akan memiliki kandidat yang melawannya. Saya belum tahu siapa," pungkasnya. (fan)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:06
07:17
05:09
04:35
01:19
01:25

Viral