- Kuala Lumpur City
Bebas dari Daftar Hitam FIFA dan Pulih dari Flu, Klub Malaysia Raih Kemenangan Perdana Usai Sempat Kalah WO Hingga Main dengan 10 Pemain
Jakarta, tvOnenews.com - Klub asal Malaysia, Kuala Lumpur City FC akhirnya meraih kemenangan perdana mereka di Liga Super Malaysia di musim ini.
Usai dua kekalahan yang dipengaruhi oleh wabah influenza hiingga sempat masuk dalam daftar hitam FIFA, FIFA Ban Registration, akhirnya Kuala Lumpur City FC bisa memainkan seluruh skuadnya di laga melawan DPMM FC, Sabtu (29/8/2026).
Tampil di KLFA Stadium, Cheras, Paulo Josue menjadi pahlawan kemenangan setelah mencetak gol pada menit ke-92, hanya semenit setelah KL City harus bermain dengan 10 orang.
Dilansir dari laman New City Strait Time, kemenangan tersebut terasa semakin spesial karena KL City baru saja melewati periode sulit setelah mengalami kekalahan walkover 0-3 dari Negeri Sembilan akibat wabah influenza yang membuat skuad mereka kehilangan banyak pemain.
Situasi itu membuat City Boys membutuhkan kemenangan untuk membangkitkan kepercayaan diri sekaligus memulihkan nama klub.
Drama pertandingan semakin memanas setelah pelatih DPMM, Jamie McAllister, diusir wasit tidak lama setelah babak kedua dimulai. Ketegangan kembali terjadi pada menit ke-91 ketika gelandang KL City Gary Steven Robbat mendapat kartu merah akibat tekel keras.
Namun, KL City justru mampu menciptakan kejutan ketika bermain dengan 10 pemain. Josue menunjukkan kontrol bola yang apik di dalam kotak penalti sebelum melepaskan penyelesaian klinis untuk mengubah skor menjadi 1-0.
Presiden KL City, Syed Yazid, menilai kemenangan tersebut menjadi titik balik bagi klub setelah melewati periode penuh tekanan.
"Apa yang terjadi selama dua pekan terakhir sangat menyakitkan dan memalukan bagi semua orang yang terkait dengan KL City," kata Syed Yazid.
Ia juga mengungkapkan klub telah menyelesaikan tunggakan sebesar RM1,1 juta atau setara dengan Rp4,85 miliar sekaligus mencabut embargo FIFA.
"Dengan larangan tersebut dicabut, pembangunan kembali dimulai sekarang," ujarnya.
KL City juga memastikan status Giancarlo Gallifuoco sebagai pemain asing melalui kuota Asia. Dengan bursa transfer ditutup pada 3 September, klub kini berpacu dengan waktu untuk mengintegrasikan rekrutan baru dan melanjutkan kebangkitan mereka.